DariWikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Profile Irfan Bachdim
Nama Lengkap : Irfan Haarys Bachdim
 Tanggal Lahir  :   11 Agustus 1988 (umur 22)
 Tempat Lahir  :  Amsterdam, Belanda
  Tinggi  Badan :  1.72 m (5 ft 8 in)
    Posisi  :       Gelandang, penyerang
   Klub   : Persema Malang
  Nomor Punggung  :  10

Karir  Klub Junior

Ajax Amsterdam
SV Argon
FC Utrecht

Karir Klub Senior

Tim Tampil (Gol)
FC Utrecht
HFC Haarlem
Persema Malang
1 (0)
19 (2)
6 (3)
 Indonesia 8 (2)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 23 November 2010.
‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 30 Desember 2010

Siapa pemain Timnas Indonesia yang sekarang menjadi bahan pembicaraan? Ya dialah Irfan Bachdim striker naturalisasi tim nasional Indonesia. Mungkin banyak orang belum mengenal siapa sosok Irfan Bachdim sebelum pertandingan Indonesia vs Malaysia di Piala AFF 2010, namun nama Irfan Bachdim tiba-tiba muncul menjadi bahan pembicaraan di situs mikroblogging twitter pada saat merumput bersama Tim Garuda di Piala AFF melawan Malaysia sekaligus mencetak gol indah untuk Tim Garuda, yang membuat Indonesia mengganyang Malaysia 5-1. Hal ini bisa dilihat dari jumlah followernya yang meningkat secara drastis dari sekitar 7rb follower dan saat ini telah mencapai 105rb follower hanya dalam waktu singkat.

Siapa sebenarnya sosok Irfan Bachdim yang menjadi buah bibir tersebut? Berikut Profil Irfan Bachdim:

Pemain Sepak bola bernama lengkap Irfan Haarys Bachdim (lahir di Amsterdam, 11 Agustus 1988; umur 22 tahun) adalah pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda. Saat ini ia memperkuat Persema Malang di Liga Premier Indonesia. Ia juga tergabung dalam timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Dalam bermain, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap.

Latar belakang

Ayah Irfan, Noval Bachdim merupakan warga negara Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum akhirnya tinggal di Belanda selama lebih dari 20 tahun. Ibunya Hester van Dijic adalah warga negara Belanda. Keluarga Bachdim tinggal di kota Amsterdam. Kakeknya Ali Bachdim adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut.

Irfan terlahir dari keluarga pesepakbola. Ayahnya merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80-an. Kakeknya Ali Bachdim merupakan mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.

Karier

Di Belanda

Irfan mulai bermain sepak bola di akademi sepakbola Ajax Amsterdam. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang. Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.

Di Indonesia

Pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak memilihnya. Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang.[5] Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim.

Ketikak Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas.Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasi oleh PSSI untuk keluar dari Persema,meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar. Akhirnya Menpora menjamin haknya untuk tampil di timnas  dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.

Tim nasional

Tahun 2006, Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games Qatar. Namun ia harus absen dari turnamen tersebut karena menderita cedera.

Dalam Piala AFF 2010, ia tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl. Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama timnas dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut.

Gol Internasional

Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga

Irfan Bachdim: Gol Internasional
1 1 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Malaysia 5–1 5–1 Piala Suzuki AFF 2010
2 4 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Laos 0–4 0–6 Piala Suzuki AFF 2010