Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Piala Dunia FIFA 2010
Afrika Selatan 2010
2010 FIFA World Cup logo.svg
Logo resmi Piala Dunia FIFA 2010
Informasi turnamen
Tuan rumah  Afrika Selatan
Tanggal 11 Juni–11 Juli 2010
Tim peserta 32 (dari 6 konferederasi)
Tempat penyelenggaraan 10 (di 9 kota)
Hasil turnamen
Juara Gold medal blank.svg  Spanyol
Juara kedua Silver medal blank.svg  Belanda
Juara ketiga Bronze medal blank.svg  Jerman
Juara keempat  Uruguay
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan 64
Jumlah gol 145 (2.27 per pertandingan)
Jumlah penonton 3.178.856 (49.670 per pertandingan)
Pemain terbaik Bendera Uruguay Diego Forlán
Pencetak gol terbanyak Bendera Spanyol David Villa
Bendera Uruguay Diego Forlán
Bendera Jerman Thomas Müller
Bendera Belanda Wesley Sneijder (5 gol masing-masing)
← 2006
2014 →

Piala Dunia FIFA 2010 adalah Piala Dunia FIFA ke-19, turnamen sepak bola utama internasional yang diadakan di Afrika Selatan. Piala Dunia tahun ini adalah yang pertama kali diadakan di sebuah negara Afrika. Afrika Selatan terpilih sebagai penyelenggara pada bulan Mei 2004, mengalahkan Maroko dan Mesir dalam proses pengundian yang hanya terbuka untuk negara-negara Afrika. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali; turnamen sebelumnya diadakan di Jerman, sementara turnamen selanjutnya akan diadakan di Brasil.

Pertandingan ini melibatkan 736 pemain yang mewakili 32 tim untuk bersaing memenangkan trofi Piala Dunia dalam berbagai pertandingan yang diadakan di sepuluh stadion di seluruh Afrika Selatan. Tim-tim terpilih diseleksi melalui proses kualifikasi yang dimulai bulan Agustus 2007. Dengan jumlah pendaftar 204 dari 208 tim nasional FIFA, Piala Dunia 2010 bersama Olimpiade Musim Panas 2008 mencetak rekor untuk jumlah negara terbanyak yang bersaing dalam sebuah ajang olahraga.

Pertandingan dimulai tanggal 11 Juni dengan penyisihan grup, yaitu 32 tim yang lolos kualifikasi bertanding dalam bentuk grup yang masing-masing terdiri dari empat tim, dan dua tim teratas di setiap grup lolos ke babak selanjutnya. Kemudian, 16 tim masuk ke dalam babak gugur yang dimulai tanggal 26 Juni. Pada babak ini bila pertandingan berakhir seri setelah waktu normal, maka diselesaikan dengan perpanjangan waktu dan bila perlu dengan adu penalti. Akhir dari babak gugur ini adalah Final Piala Dunia yang dijadwalkan pada tanggal 11 Juli di stadion Soccer City di Johannesburg. Turnamen ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang diadakan di luar Eropa yang dimenangkan oleh negara Eropa.

Pemilihan tuan rumah

Penonton menyaksikan Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan.

Benua Afrika dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010 sebagai bagian dari kebijakan baru FIFA yang dihapus tahun 2007,untuk menggilirkan tempat penyelenggaraan Piala Dunia di antara konfederasi-konfederasi sepak bola dunia. Lima negara Afrika mengajukan pencalonan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2010, yaitu Mesir, Maroko, Afrika Selatan dan pencalonan tuan rumah bersama dari Libya dan Tunisia.

Berdasarkan keputusan Komite Eksekutif FIFA yang tidak memerbolehkan adanya tuan rumah bersama, Tunisia mengundurkan diri dari proses pencalonan. Komite Eksekutif juga memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonan tunggal Libya, karena tidak memenuhi seluruh ketentuan yang tertulis dalam daftar persyaratan resmi yang dikeluarkan FIFA.

Hasil pemungutan suara ini diumumkan oleh presiden FIFA Sepp Blatter pada konferensi pers tanggal 15 Mei 2004 di Zürich; pada putaran pertama pemungutan suara Afrika Selatan mendapat 14 suara, Maroko 10 suara dan Mesir tidak ada. Afrika Selatan, yang hampir gagal memenangkan hak penyelenggaraan Piala Dunia 2006, tahun ini mendapatkan hak untuk mengadakan turnamen ini.

Selama 2006 dan 2007, rumor tersebar di berbagai sumber berita yang menyatakan bahwa Piala Dunia 2010 dapat dipindahkan ke negara lain.Franz Beckenbauer, Horst R. Schmidt dan sejumlah eksekutif FIFA mengkhawatirkan perencanaan, organisasi, dan kesiapan Afrika Selatan. Petinggi FIFA terus menyatakan keyakinan mereka atas tampilnya Afrika Selatan sebagai tuan rumah, mengatakan bahwa rencana darurat hanya diberlakukan untuk menutupi kerugian akibat bencana alam, seperti pada Piala Dunia FIFA sebelumnya.

Kualifikasi

Pengundian untuk babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2010 berlangsung di Durban pada tanggal 25 November 2007. Selaku tuan rumah penyelenggara, Afrika Selatan melaju ke putaran final secara otomatis. Namun, Afrika Selatan juga mengikuti babak kualifikasi CAF karena kualifikasi ini juga merupakan babak kualifikasi untuk Piala Afrika 2010. Hal itu membuat mereka menjadi tim tuan rumah pertama yang berpartisipasi dalam kualifikasi sejak Piala Dunia FIFA 1934. Seperti pada turnamen sebelumnya, juara bertahan Italia tidak mendapatkan tempat secara otomatis dan wajib mengikuti babak kualifikasi.

Search Wikinews Wikinews bahasa Inggris memberitakan: Ireland requests replay of FIFA World Cup play-off with France
Search Wikinews Wikinews bahasa Inggris memberitakan: FIFA to make changes after Thierry Henry handball

Sejumlah kontroversi muncul selama tahap kualifikasi. Pada babak kedua pertandingan antara Perancis dan Republik Irlandia di Perancis, kapten Perancis, Thierry Henry, tidak terlihat oleh wasit Martin Hansson dari Swedia memegang bola menjelang gol terakhir, yang membawa Perancis lolos ke putaran final mengalahkan Irlandia, sehingga memunculkan sejumlah kontroversi dan perbincangan. FIFA menolak permintaan dari Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia untuk mengulang pertandingan tersebut, dan Irlandia kemudian menarik permintaannya agar dimasukkan sebagai peserta Piala Dunia ke-33.Akibatnya, FIFA mengumumkan tinjauan ulang terhadap penggunaan teknologi atau wasit tambahan pada tingkat tertinggi, tetapi putusan ini bertentangan dengan rencana asisten hakim garis untuk Piala Dunia di Afrika Selatan.

Kosta Rika mengeluhkan gol kemenangan Uruguay pada pertandingan CONMEBOL-CONCACAF, sementara pertandingan November 2009 antara Mesir dan Aljazair dipenuhi oleh laporan kerusuhan penonton. Mengenai permainan adil, Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan :

Saya mohon agar semua pemain dan pelatih mematuhi permainan adil ini. Tahun 2010, kami ingin membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya menendang bola tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya … Jadi kami memohon kepada para pemain ‘patuhi permainan adil’ agar mereka dapat menjadi contoh bagi seluruh dunia.

Tim peserta

Berikut adalah daftar 32 tim yang lolos untuk putaran akhir (dalam kurung adalah peringkat pra-putaran akhir).

AFC (4)
  •  Australia (20)
  •  Jepang (45)
  •  Korea Selatan (47)
  •  Korea Utara (105)
CAF (6)
  •  Afrika Selatan (83) (tuan rumah)
  •  Aljazair (30)
  •  Ghana (32)
  •  Kamerun (19)
  •  Nigeria (21)
  •  Pantai Gading (27)
CONCACAF (3)
  •  Amerika Serikat (14)
  •  Honduras (38)
  •  Meksiko (17)
CONMEBOL (5)
  •  Argentina (7)
  •  Brasil (1)
  •  Chili (18)
  •  Paraguay (31)
  •  Uruguay (16)
OFC (1)
  •  Selandia Baru (78)
UEFA (13)
  •  Belanda (4)
  •  Denmark (36)
  •  Inggris (8)
  •  Italia (5)
  •  Jerman (6)
  •  Perancis (9)
  •  Portugal (3)
  •  Serbia (15)
  •  Slovenia (25)
  •  Slowakia (34)
  •  Spanyol (2)
  •  Swiss (24)
  •  Yunani (13)

██ Negara yang lolos ke Piala Dunia ██ Negara yang tidak lolos ██ Negara yang tidak masuk Piala Dunia ██ Negara yang bukan anggota FIFA

Persiapan

Menara Lukasrand di Pretoria memasang bola sepak raksasa menjelang Piala Dunia.

Lima stadion baru dibangun untuk turnamen ini, dan lima dari stadion tersebut dipugar. Biaya pembangunan diperkirakan mencapai R8.4 juta (hampir US$1 milyar.).

Afrika Selatan juga memerbarui infrastruktur angkutan umumnya di dalam kota penyelenggara, termasuk Gautrain di Johannesburg dan sistem metro lainnya, dan jaringan jalan raya diperbarui. Pada Maret 2009, Danny Jordaan, presiden komite penyelenggara Piala Dunia 2010, melaporkan bahwa semua stadion untuk turnamen ini dijadwalkan selesai dalam enam bulan berikutnya.

Negara ini memberlakukan peraturan khusus yang menjamin keselamatan dan keamanan pendukung tim sesuai persyaratan standar FIFA,termasuk pelarangan sementara terhadap penerbangan di wilayah udara sekitar stadion.

Pada upacara perayaan 100 hari menjelang pesta olahraga ini, presiden FIFA Sepp Blatter memuji kesiapan negara ini untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2010.

Pemogokan konstruksi

Tanggal 8 Juli 2009, 70.000 pekerja bangunanyang sedang membangun stadion baru meninggalkan pekerjaan mereka.Mayoritas pekerja menerima gaji sebesar R2.500 per bulan (sekitar £192, €224 atau US$313), tetapi persatuan buruh menuduh bahwa sejumlah pekerja digaji lebih rendah. Seorang juru bicara untuk Persatuan Buruh Tambang Nasional mengatakan kepada SABC bahwa pemogokan “tak ada kerja tak ada gaji” akan dilanjutkan hingga FIFA memberi penalti kepada pihak penyelenggara. Persatuan buruh lain mengancam mogok hingga 2011.Pemogokan ini berhasil diselesaikan dan para buruh kembali bekerja satu minggu sebelum Piala Dunia dimulai. Tidak ada pemogokan lebih lanjut dan semua stadion dan proyek pembangunan selesai tepat waktu untuk penyelenggaraan Piala Dunia.

Hadiah

Total hadiah yang ditawarkan untuk turnamen ini dibenarkan oleh FIFA yaitu sebesar $420 juta (termasuk pembayaran sebesar $40 juta kepada klub domestik), naik 60 persen daripada Piala Dunia 2006.Sebelum turnamen dimulai, masing-masing dari 32 tim peserta menerima $1 juta untuk biaya persiapan. Setelah masuk turnamen, hadiah ini akan dijabarkan sebagai berikut:

  • $8 juta – Setiap tim yang keluar setelah babak penyisihan grup (16 tim)
  • $9 juta – Setiap tim yang keluar setelah babak 16 besar (8 tim)
  • $14 juta – Setiap tim yang keluar setelah perempat final (4 tim)
  • $18 juta – Tim di tempat keempat
  • $20 juta – Tim di tempat ketiga
  • $24 juta – Runner up
  • $30 juta – Pemenang

Untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia, FIFA membayar klub domestik yang para pemainnya mewakili tim nasional mereka di turnamen ini. Pembayaran ini mencapai total $40 juta yang dibayar kepada klub domestik. Hal ini merupakan hasil dari persetujuan yang tercapai pada 2008 antara FIFA dan klub-klub Eropa untuk membubarkan grup G-14 dan mengklaim ganti rugi sebelum 2005 atas biaya finansial terhadap luka yang diderita pemain dalam pertandingan internasional, seperti dari klub Belgia Charleroi S.C. atas Abdelmajid Oulmers dari Maroko dalam pertandingan persahabatan tahun 2004, dan dari klub Inggris Newcastle United atas Michael Owen dari Inggris pada Piala Dunia 2006.

Tempat penyelenggaraan

Tahun 2005, pihak penyelenggara merilis daftar tiga belas tempat yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia: Bloemfontein, Cape Town, Durban, Johannesburg (dua tempat), Kimberley, Klerksdorp, Nelspruit, Orkney, Polokwane, Port Elizabeth, Pretoria, dan Rustenburg. Daftar ini kemudian diperkecil menjadi sepuluh tempatyang secara resmi diumumkan oleh FIFA pada tanggal 17 Maret 2006.

Ketinggian sejumlah stadion memengaruhi gerakan boladan kelincahan pemain, namun kepala medis FIFA telah membantahnya.Enam dari sepuluh stadion terletak 1.200 m di atas permukaan laut, dengan dua stadion di Johannesburg (Soccer City dan Ellis Park) berada di ketinggian paling tinggi, yaitu sekitar 1.750 m.Daftar stadion menurut ketinggiannya adalah: Soccer City dan Stadion Ellis Park, 1.753 m; Stadion Royal Bafokeng, 1.500 m; Stadion Free State, 1.400 m; Stadion Peter Mokaba, 1.310 m; Loftus Versfeld Stadium, 1.214 m; Stadion Mbombela, 660 m; Stadion Cape Town, Stadion Moses Mabhida dan Stadion Nelson Mandela Bay mendekati ketinggian permukaan laut.

South Africa location map.svg
Peta Afrika Selatan
Johannesburg Cape Town Durban Johannesburg Pretoria
Soccer City[37] Stadion Cape Town Stadion Moses Mabhida Stadion Ellis Park Stadion Loftus Versfeld
26°14′5.27″S 27°58′56.47″E 33°54′12.46″S 18°24′40.15″E 29°49′46″S 31°01′49″E 26°11′51.07″S 28°3′38.76″E 25°45′12″S 28°13′22″E
Kapasitas: 84.700 Kapasitas: 64.100 Kapasitas: 62.760 Kapasitas: 55.686 Kapasitas: 42.858
Soccer-City-Stadium-at-capacity.jpg Cape Town Stadium view.jpg Estadio Moses Mabhida.jpg FIFA World Cup 2010 Slovakia Italy.jpg Loftus Versfeld Stadium.jpg
Port Elizabeth Polokwane Nelspruit Bloemfontein Rustenburg
33°56′16″S 25°35′56″E 23°55′29″S 29°28′08″E 25°27′42″S 30°55′47″E 29°07′02.25″S 26°12′31.85″E 25°34′43″S 27°09′39″E
Stadion Port Elizabeth Stadion Peter Mokaba Stadion Mbombela Stadion Free State Stadion Royal Bafokeng
Kapasitas: 42.486 Kapasitas: 41.733 Kapasitas: 40.929 Kapasitas: 40.911 Kapasitas: 38.646
Stadion Port Elizabeth Peter Mokaba Inside.png Seats and field of Mbombela Stadium.jpg Free State Stadium-1.JPG Royal Bafokeng Stadium, Phokeng.jpg

Stadion-stadion berikut ini telah dipugar untuk memenuhi persyaratan FIFA:

  • Stadion Cecil Payne
  • Stadion Dobsonville
  • Stadion Gelvandale
  • Stadion Giant
  • Stadion HM Pitje
  • Stadion King Zwelithini
  • Stadion Olympia Park
  • Stadion Orlando
  • Stadion Princess Magogo
  • Stadion Rabie Ridge
  • Stadion Rand
  • Stadion Ruimsig
  • Stadion Seisa Ramabodu
  • Stadion Sugar Ray Xulu
  • Stadion Super

Wasit

Pada Oktober 2008, FIFA mengeluarkan daftar 38 calon wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan Piala Dunia FIFA 2010. [43] Kemudian, pada 5 Februari 2010, FIFA mengeluarkan daftar wasit dan asisten wasit yang akan bertugas untuk turnamen ini.

Wasit Piala Dunia FIFA 2010
AFC
Bendera Arab Saudi Khalil Al Ghamdi · Bendera Uzbekistan Ravshan Irmatov · Bendera Malaysia Subkhiddin Mohd Salleh · Bendera Jepang Yuichi Nishimura
Logo Piala Dunia FIFA 2010
CAF
Bendera Mali Koman Coulibaly · Bendera Afrika Selatan Jerome Damon · Bendera Seychelles Eddy Maillet
CONCACAF
Bendera El Salvador Joel Aguilar · Bendera Meksiko Benito Archundia · Bendera Guatemala Carlos Batres · Bendera Meksiko Marco Rodriguez
CONMEBOL
Bendera Argentina Hector Baldassi · Bendera Uruguay Jorge Larrionda · Bendera Chili Pablo Pozo · Bendera Kolombia Oscar Ruiz · Bendera Brasil Carlos Simon · Bendera Uruguay Martin Vazquez
OFC
Bendera Selandia Baru Michael Hester · Bendera Selandia Baru Peter O’Leary
UEFA
Bendera Portugal Olegario Benquerenca · Bendera Swiss Massimo Busacca · Bendera Belgia Frank De Bleeckere · Bendera Swedia Martin Hansson · Bendera Hongaria Viktor Kassai
Bendera Perancis Stephane Lannoy · Bendera Italia Roberto Rosetti · Bendera Jerman Wolfgang Stark · Bendera Spanyol Alberto Undiano Mallenco · Bendera Inggris Howard Webb
Batal bertugas: Bendera Aljazair Mohamed Benouza · Bendera Paraguay Carlos Amarilla

Pengundian akhir

Komite Penyelenggara FIFA menyetujui prosedur pengundian akhir pada 2 Desember 2009. Pengundian ini didasarkan pada Peringkat Dunia FIFA Oktober 2009 dan tujuh tim terbaik bergabung dengan tuan rumah Afrika Selatan sebagai tim yang diundi untuk pengundian akhir. Tidak ada dua tim dari satu konfederasi yang diundi di grup yang sama, hanya dua tim dari Eropa yang boleh berada dalam satu grup.

Pengundian grup diadakan di Cape Town, Afrika Selatan, tanggal 4 Desember 2009 di Cape Town International Convention Centre.Upacara pengundian ini dibawakan oleh aktris Afrika Selatan Charlize Theron, dibantu Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke.Pengundian dilakukan oleh bintang sepak bola Inggris David Beckham dan figur olahraga Afrika Haile Gebrselassie, John Smit, Makhaya Ntini, Matthew Booth dan Simphiwe Dludlu.

Berikut merupakan hasil pengundiannya.

Grup A Grup B Grup C Grup D
 Afrika Selatan
 Meksiko
 Uruguay
 Perancis
 Argentina
 Nigeria
 Korea Selatan
 Yunani
 Inggris
 Amerika Serikat
 Aljazair
 Slovenia
 Jerman
 Australia
 Serbia
 Ghana
Grup E Grup F Grup G Grup H
 Belanda
 Denmark
 Jepang
 Kamerun
 Italia
 Paraguay
 Selandia Baru
 Slowakia
 Brasil
 Korea Utara
 Pantai Gading
 Portugal
 Spanyol
 Swiss
 Honduras
 Chili

Pertandingan

Biru: Juara   Biru muda: Juara dua   Hijau: Juara tiga   Hijau muda: Juara empat   Kuning: Perempat final   Merah muda: Perdelapan final   Merah: Penyisihan grup

Babak penyisihan grup

Grup A

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Uruguay 3 2 1 0 4 0 +4 7
 Meksiko 3 1 1 1 3 2 +1 4
 Afrika Selatan 3 1 1 1 3 5 –2 4
 Perancis 3 0 1 2 1 4 –3 1

Grup B

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Argentina 3 3 0 0 7 1 +6 9
 Korea Selatan 3 1 1 1 5 6 –1 4
 Yunani 3 1 0 2 2 5 –3 3
 Nigeria 3 0 1 2 3 5 –2 1

Grup C

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Amerika Serikat 3 1 2 0 4 3 +1 5
 Inggris 3 1 2 0 2 1 +1 5
 Slovenia 3 1 1 1 3 3 0 4
 Aljazair 3 0 1 2 0 1 –1 1

Grup D

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Jerman 3 2 0 1 5 1 +4 6
 Ghana 3 1 1 1 2 2 0 4
 Australia 3 1 1 1 3 6 –3 4
 Serbia 3 1 0 2 2 3 –1 3

Grup E

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Belanda 3 3 0 0 5 1 +4 9
 Jepang 3 2 0 1 4 2 +2 6
       Denmark 3 1 0 2 3 6 –3 3
 Kamerun 3 0 0 3 2 5 –3 0

Grup F

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Paraguay 3 1 2 0 3 1 +2 5
 Slowakia 3 1 1 1 4 5 –1 4
 Selandia Baru 3 0 3 0 2 2 0 3
 Italia 3 0 2 1 4 5 –1 2

Grup G

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Brasil 3 2 1 0 5 2 +3 7
 Portugal 3 1 2 0 7 0 +7 5
 Pantai Gading 3 1 1 1 4 3 +1 4
 Korea Utara 3 0 0 3 1 12 –11 0

Grup H

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Spanyol 3 2 0 1 4 2 +2 6
 Chili 3 2 0 1 3 2 +1 6
 Swiss 3 1 1 1 1 1 0 4
 Honduras 3 0 1 2 0 3 –3 1

Babak gugur

Babak 16 besar Perempat final Semifinal Final
26 Juni – Port Elizabeth
 Bendera Uruguay Uruguay   2
2 Juli – Johannesburg
 Bendera Korea Selatan Korea Selatan   1
 Bendera Uruguay Uruguay (PSO)  1 (4)
26 Juni – Rustenburg
 Bendera Ghana Ghana   1 (2)
 Bendera Amerika Serikat Amerika Serikat   1
6 Juli – Cape Town
 Bendera Ghana Ghana (AET)   2
 Bendera Uruguay Uruguay  2
28 Juni – Durban
 Bendera Belanda Belanda  3
 Bendera Belanda Belanda  2
2 Juli – Port Elizabeth
 Bendera Slowakia Slowakia   1
 Bendera Belanda Belanda   2
28 Juni – Johannesburg
 Bendera Brasil Brasil   1
 Bendera Brasil Brasil  3
11 Juli – Johannesburg
 Bendera Chili Chili   0
 Bendera Belanda Belanda  0
27 Juni – Johannesburg
 Bendera Spanyol Spanyol (AET)   1
 Bendera Argentina Argentina  3
3 Juli – Cape Town
 Bendera Meksiko Meksiko   1
 Bendera Argentina Argentina   0
27 Juni – Bloemfontein
 Bendera Jerman Jerman  4
 Bendera Jerman Jerman  4
7 Juli – Durban
 Bendera Inggris Inggris   1
 Bendera Jerman Jerman  0
29 Juni – Pretoria
 Bendera Spanyol Spanyol  1 Perebutan tempat ketiga
 Bendera Paraguay Paraguay (PSO)  0 (5)
3 Juli – Johannesburg 10 Juli – Port Elizabeth
 Bendera Jepang Jepang   0 (3)
 Bendera Paraguay Paraguay  0  Bendera Uruguay Uruguay   2
29 Juni – Cape Town
 Bendera Spanyol Spanyol   1  Bendera Jerman Jerman   3
 Bendera Spanyol Spanyol  1
 Bendera Portugal Portugal   0

Babak 16 besar

26 Juni 2010
16.00 UTC+2
Uruguay  2–1  Korea Selatan Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Penonton: 30.597 orang
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
Luis Alberto Suarez Gol 8′, 80′ Report Lee Chung-Yong Gol 68′

26 Juni 2010
20:30
Amerika Serikat  1–2 (a.e.t.)  Ghana Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg
Penonton: 34.976
Wasit: Viktor Kassai (Hongaria)
Donovan Gol 62′ (pen.) Report Boateng Gol 5′
Gyan Gol 93′

27 Juni 2010
16:00
Jerman  4–1  Inggris Stadion Free State, Bloemfontein
Penonton: 40.510
Wasit: Jorge Larrionda (Uruguay)
Klose Gol 20′
Podolski Gol 32′
Müller Gol 67′, 70′
Report Upson Gol 37′

27 Juni 2010
20:30
Argentina  3–1  Meksiko Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.377
Wasit: Roberto Rosetti (Italia)
Tévez Gol 26′, 52′
Higuaín Gol 33′
Report Hernández Gol 71′

28 Juni 2010
16:00
Belanda  2–1  Slowakia Stadion Moses Mabidha, Durban
Penonton: 61.962
Wasit: Alberto Undiano (Spanyol)
Robben Gol 18′
Sneijder Gol 84′
(Laporan) Vittek Gol 90+4′ (pen.)

28 Juni 2010
20:30
Brasil Bendera Brasil 3–0  Chili Stadion Ellis Park, Johannesburg
Penonton: 54.096
Wasit: Howard Webb (Inggris)
Juan Gol 35′
Luís Fabiano Gol 38′
Robinho Gol 59′
Report

29 Juni 2010
16:00
Paraguay Bendera Paraguay 0–0 (a.e.t.)  Jepang Stadion Loftus Versfeld, Pretoria
Penonton: 36.742
Wasit: Frank De Bleeckere (Belgia)
(Laporan)
Penalti
Edgar Barreto Masuk
Lucas Barrios Masuk
Cristian Riveros Masuk
Nelson Valdez Masuk
Oscar Cardozo Masuk
5–3 Masuk Yasuhito Endo
Masuk Makoto Hasebe
Tendangan penalti tidak masuk (mengenai tiang gawang) Yuichi Komano
Masuk Keisuke Honda

29 Juni 2010
20:30
Spanyol Bendera Spanyol 1–0 Bendera Portugal Portugal Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 62.955
Wasit: Hector Baldassi (Argentina)
Villa Gol 63′ Report

Perempat final

2 Juli 2010
16.00 UTC+2
Belanda  2–1
(HT: 0–1)
 Brasil Stdn. Port Elizabeth, NMB/Port Elizabeth
Penonton: 40.186 orang
Wasit: Yuichi Nishimura (Bendera Jepang)
Wesley Sneijder Gol 53′ Gol 68′ (Laporan) Robinho Gol 10′

2 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay  1–1 a. e. t.
4–2 PSO
(HT: 0–1)
 Ghana Stadion Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.017 orang
Wasit: Olegario Benquerenca (Portugal)
Diego Forlan Gol 55′ (Laporan) Sulley Muntari Gol 45+2′
Penalti
Diego Forlan Masuk
Mauricio Victorino Masuk
Andres Scotti Masuk
Maximiliano Pereira Tendangan penalti tidak masuk (melenceng)
Sebastian Abreu Masuk
4–2 Masuk Asamoah Gyan
Masuk Stephen Appiah
Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) John Mensah
Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) Dominic Adiyiah

3 Juli 2010
16.00 UTC+2
Argentina  0–4
(HT: 0–1)
 Jerman Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 64.100 orang
Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
(Laporan) Thomas Mueller Gol 3′
Miroslav Klose Gol 68′ Gol 89′
Arne Friedrich Gol 74′

3 Juli 2010
20.30 UTC+2
Paraguay  0–1
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Ellis Park, Johannesburg
Penonton: 55.359 orang
Wasit: Carlos Batres (Guatemala)
Oscar Cardozo Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) 59′ (Laporan) Xabi Alonso Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang)
David Villa Gol 83′

Semifinal

6 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay Bendera Uruguay 2–3
(HT: 1–1)
Bendera Belanda Belanda Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 62.479 orang
Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
Maximiliano Pereira Gol 90+2′
Diego Forlan Gol 41′
(Laporan) Giovanni Van Bronckhorst Gol 18′
Wesley Sneijder Gol 70′
Arjen Robben Gol 73′

7 Juli 2010
20.30 UTC+2
Jerman Bendera Jerman 0–1
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Moses Mabidha, Durban
Penonton: 60.960 orang
Wasit: Viktor Kassai (Hongaria)
(Laporan) Carles Puyol Gol 73′

Perebutan tempat ketiga

10 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay Bendera Uruguay 2–3 Bendera Jerman Jerman Stdn. Port Elizabeth, NMB/Port Elizabeth
Penonton: 36.254 orang
Wasit: Benito Archundia (Meksiko)
AW 1: Hector Vergara (Kanada)
AW 2: Marvin Torrentera (Meksiko)
Wasit ke-4: Marco Rodriguez (Meksiko)
Wasit ke-5: Jose L. Camargo (Meksiko)
Cavani Gol 28′
Forlán Gol 51′
(Laporan) Müller Gol 19′
Jansen Gol 56′
Khedira Gol 82′
11 Juli 2010
20.30 UTC+2
Belanda  0–1 a. e. t.
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.490 orang
Wasit: Howard Webb (Inggris)
AW 1: Darren Cann (Inggris)
AW 2: Michael Mullarkey (Inggris)
Wasit ke-4: Yuichi Nishimura (Jepang)
Wasit ke-5: Toru Sagara (Jepang)
(Laporan) Andres Iniesta Gol 117′

Statistik

Pencetak gol

5 gol
  •  Thomas Müller (Jerman)
  •  Wesley Sneijder (Belanda)
  •  David Villa (Spanyol)
  •  Diego Forlán (Uruguay)
4 gol
  •  Gonzalo Higuaín (Argentina)
  •  Miroslav Klose (Jerman)
  •  Róbert Vittek (Slowakia)
3 gol
  •  Luís Fabiano (Brazil)
  •  Asamoah Gyan (Ghana)
  •  Landon Donovan (Amerika Serikat)
  •  Luis Suárez (Uruguay)
2 gol
  •  Carlos Tévez (Argentina)
  •  Brett Holman (Australia)
  •  Elano (Brazil)
  •  Robinho (Brazil)
  •  Samuel Eto’o (Kamerun)
  •  Lukas Podolski (Jerman)
  •  Keisuke Honda (Jepang)
  •  Lee Chung-Yong (Korea Selatan)
  •  Lee Jung-Soo (Korea Selatan)
  •  Andrés Iniesta (Spanyol)
  •  Javier Hernández (Meksiko)
  •  Arjen Robben (Belanda)
  •  Kalu Uche (Nigeria)
  •  Tiago (Portugal)
1 gol
  •  Martín Demichelis (Argentina)
  •  Gabriel Heinze (Argentina)
  •  Martín Palermo (Argentina)
  •  Tim Cahill (Australia)
  •  Juan (Brazil)
  •  Maicon (Brazil)
  •  Jean Beausejour (Chili)
  •  Mark González (Chili)
  •  Rodrigo Millar (Chili)
  •  Didier Drogba (Pantai Gading)
  •  Salomon Kalou (Pantai Gading)
  •  Romaric (Pantai Gading)
  •  Yaya Touré (Pantai Gading)
  •  Nicklas Bendtner (Denmark)
  •  Dennis Rommedahl (Denmark)
  •  Jon Dahl Tomasson (Denmark)
  •  Jermain Defoe (Inggris)
  •  Steven Gerrard (Inggris)
  •  Matthew Upson (Inggris)
  •  Florent Malouda (Perancis)
  •  Cacau (Jerman)
  •  Arne Friedrich (Jerman)
  •  Marcell Jansen (Jerman)
  •  Mesut Özil (Jerman)
  •  Sami Khedira (Jerman)
  •  Kevin-Prince Boateng (Ghana)
  •  Sulley Muntari (Ghana)
  •  Dimitris Salpigidis (Yunani)
  •  Vasilis Torosidis (Yunani)
  •  Daniele De Rossi (Italia)
  •  Antonio Di Natale (Italia)
  •  Vincenzo Iaquinta (Italia)
  •  Fabio Quagliarella (Italia)
  •  Yasuhito Endō (Jepang)
  •  Shinji Okazaki (Jepang)
  •  Ji Yun-Nam (Korea Utara)
  •  Park Chu-Young (Korea Selatan)
  •  Park Ji-Sung (Korea Selatan)
  •  Cuauhtémoc Blanco (Meksiko)
  •  Rafael Márquez (Meksiko)
  •  Klaas-Jan Huntelaar (Belanda)
  •  Dirk Kuyt (Belanda)
  •  Giovanni van Bronckhorst (Belanda)
  •  Robin van Persie (Belanda)
  •  Winston Reid (Selandia Baru)
  •  Shane Smeltz (Selandia Baru)
  •  Yakubu Aiyegbeni (Nigeria)
  •  Antolín Alcaraz (Paraguay)
  •  Cristian Riveros (Paraguay)
  •  Enrique Vera (Paraguay)
  •  Hugo Almeida (Portugal)
  •  Liédson (Portugal)
  •  Raul Meireles (Portugal)
  •  Cristiano Ronaldo (Portugal)
  •  Simão (Portugal)
  •  Milan Jovanović (Serbia)
  •  Marko Pantelić (Serbia)
  •  Kamil Kopúnek (Slowakia)
  •  Valter Birsa (Slovenia)
  •  Robert Koren (Slovenia)
  •  Zlatan Ljubijankič (Slovenia)
  •  Bongani Khumalo (Afrika Selatan)
  •  Katlego Mphela (Afrika Selatan)
  •  Siphiwe Tshabalala (Afrika Selatan)
  •  Carles Puyol (Spanyol)
  •  Gelson Fernandes (Swiss)
  •  Michael Bradley (Amerika Serikat)
  •  Clint Dempsey (Amerika Serikat)
  •  Álvaro Pereira (Uruguay)
  •  Edinson Cavani (Uruguay)
  •  Maxi Pereira (Uruguay)
Gol bunuh diri
  •  Daniel Agger (Denmark) (untuk Belanda)
  •  Park Chu-Young (Korea Selatan) (untuk Argentina)

Hasil akhir dan penghargaan

Hasil akhir

Piala Dunia FIFA
Juara Musim 2010
Lambang Federasi Tim Nasional Spanyol
 Spanyol
Gelar Pertama
Piala Dunia FIFA
Runner-up Musim 2010
Logo Federasi Tim Nasional Belanda
 Belanda
Gelar Ketiga
Piala Dunia FIFA
Juara Ke-3 Musim 2010
Logo Asosiasi Tim Nasional Jerman
 Jerman
Gelar Keempat
Piala Dunia FIFA
Juara Ke-4 Musim 2010
Logo Federasi Tim Nasional Uruguay
 Uruguay
Gelar Ketiga

Penghargaan

Pemenang Sepatu Emas Pemenang Bola Emas Pemenang Sarung Tangan Emas Pemain Muda Terbaik Trofi Fair Play FIFA
Bendera Jerman Thomas Müller Bendera Uruguay Diego Forlán Bendera Spanyol Iker Casillas Bendera Jerman Thomas Müller  Spanyol

Simbol

Maskot

Zakumi, maskot resmi turnamen.

Maskot resmi dari turnamen edisi ini adalah Zakumi. Zakumi adalah seekor macan tutul berwarna kuning, dengan rambut “nyentrik” berwarna hijau, mengenakan kaus bertuliskan “South Africa 2010”, dan celana pendek berwarna hijau, dan tengah memegang sebuah bola. Zakumi lahir pada 16 Juni 1994, bertepatan dengan Hari Pemuda di Afrika Selatan sehingga akan dirayakan secara global dengan tajuk Piala Dunia FIFA 2010.

Nama Zakumi berasal dari kata “Za”, yang merupakan kode dua huruf untuk Afrika Selatan, dan “kumi”, sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika.

Lagu resmi

Lagu resmi piala dunia 2010 berjudul Waka Waka (This Time for Africa) yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Kolombia, Shakira dan band Freshlyground dan lagu ini dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol.[50] Lagu ini didasarkan pada lagu prajurit tradisonal Afrika yang bernama Zangalewa.

Coca-Cola, yang merupakan salah satu sponsor resmi turnamen, melakukan aransemen atas lagu Wavin’ Flag yang awalnya dinyanyikan oleh K’naan. Aransemen tersebut dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol, juga bahasa Indonesia dengan judul lagu “Wavin Flag: Celebration Remix”. Untuk versi bahasa Indonesia, K’naan menyanyikannya bersama vokalis Indonesia, Ipang, dengan judul lagu “Semangat Berkibar”.

Bola pertandingan

Jobulani, bola pertandingan resmi Final Piala Dunia FIFA 2010.

Bola resmi yang dipergunakan pada pertandingan Piala Dunia FIFA 2010 adalah Jabulani. Bola ini dibuat oleh Adidas, dan diperkenalkan tepat sebelum pengundian grup Piala Dunia FIFA 2010 pada tanggal 4 Desember 2009. Jabulani menurut bahasa Zulu berarti “merayakan”.

Vuvuzela

Seorang pria meniup sebuah vuvuzela.

Pertandingan Piala Dunia FIFA 2010 telah dikenal dengan suara vuvuzela, sebuah alat musik panjang yang ditiup oleh para pendukung di seluruh pertandingan.Banyak penyaing Piala Dunia yang mengkritik dan mengkomplain tentang suara yang ditimbulkan oleh vuvuzela, termasuk Patrice Evra, yang menuduh vuvuzela menyebabkan performa Perancis bermain buruk. Lionel Messi juga mengkomplain bahwa suara yang dihasilkan vuvuzela mengganggu komunikasi antarpemain dalam pertandingan.