Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

This slideshow requires JavaScript.

Profile Liverpool F.C.
Nama lengkap Liverpool Football Club
Julukan The Reds
Didirikan 15 Maret 1892
(oleh John Houlding)
Stadion Anfield
(Kapasitas: 45.276)
Pemilik John W. Henry dan Tom Werner
(New England Sports Ventures)
Ketua Tom Werner
Manajer Bendera Skotlandia Kenny Dalglish
Liga Liga Utama Inggris
2009–2010 Liga Utama Inggris, ke-7
Situs web http://www.liverpoolfc.tv



Soccerball current event.svg Musim ini

Liverpool Football Club (dikenal pula sebagai Liverpool atau The Reds) adalah sebuah klub sepak bola peserta Liga Utama Inggris. Liverpool adalah klub tersukses dalam sejarah persepakbolaan Inggris yang bermarkas di kota Liverpool. Liverpool telah memenangkan 5 tropi Liga Champions (dulu Piala Champions), yang merupakan rekor Inggris.18 gelar Liga Inggris, 7 Piala FA, serta, 7 kali juara Piala Liga. Stadion mereka berada di Anfield, yang terletak sekitar 4,8 km dari pusat kota Liverpool.

Sejarah

Salah satu klub tersukses di Inggris Raya. Didirikan pada 1892 akibat perseteruan antara Komite Everton FC dengan John Holding sebagai Presiden Club yang juga pemilik stadion Anfield. Akibat dari perseteruan itu, Everton akhirnya pindah ke stadion Goodison Park dan John Holding menjadikan stadion Anfield sebagai kandang Liverpool FC sampai sekarang. Klub sempat diberi nama Everton FC and Athletic Grounds, Ltd., atau diringkas Everton Athletic, namun FA menolak mengakui ada dua tim bernama Everton. Akhirnya pada bulan Juni 1892 John Houlding pun akhirnya memilih nama Liverpool FC. Liverpool menjelma kekuatan serius di kompetisi sepakbola Inggris.

Pada musim pertamanya, Liverpool FC berhasil menjuarai Lancashire League sebelum akhirnya bergabung dengan Divisi II Liga Inggris pada musim 1893/94. Pada musim pertamanya di Divisi II Liga Inggris, Liverpool FC langsung menjadi juara dan berhak untuk promosi ke Divisi I Liga Inggris ( sekarang Premiere League ). Tak butuh lama bagi Liverpool untuk mencicipi gelar di liga, karena pada musim pertamanya di Divisi I ini (musim 1900/01), Liverpool sukses menjuarai Divisi Satu dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian. Liverpool FC sukses meraih juara liga 2 musim berturut-turut yaitu musim 1921/22 dan 1922/23, namun tidak mendapatkan tropi lagi sampai musim 1946/47 ketika berhasil meraih gelar liganya yang ke 5. Final Piala FA pertama dilakukan pada 1914, meskipun akhirnya mereka dikalahkan Burnley 1-0. Setelah mengarungi Divisi I selama lebih dari 50 tahun, akhirnya Liverpool FC mengalami kemerosotan dan terdegradasi ke Divisi II pada musim 1953/54.

Liverpool sempat terseok-seok sebelum akhirnya Bill Shankly datang sebagai manajer pada bulan Desember 1959. Shankly merombak tim secara besar-besaran dengan melepas 24 pemain lama dan menggunakan sebuah ruangan di stadion Anfield untuk menggelar rapat kepelatihan. Ruangan ini di namakan ‘The Boot Room’ yang berhasil melahirkan manajer-manajer legendaris Liverpool di kemudian hari. Di ruangan inilah Bill Shankly dan anggota ‘Boot Room’ lainnya seperti Bob Paisley, Joe Fagan dan Reuben Bennett mulai membangun kekuatan Liverpool FC yang membuat iri tim musuh. Hasil dari renovasi yang dilakukan oleh Bill Shankly mulai membuahkan hasil ketika berhasil promosi ke Divisi I pada musim 1961/62 dan menjadi juara liga pada musim 1963/64. Setelah menjuarai Piala FA yang pertama pada tahun 1965 dan menjuarai Liga pada musim 1965/66, Bill Shankly berhasil mempersembahkan gelar juara Liga dan piala UEFA pada musim kompetisi 1972/73. Musim berikutnya Bill Shankly berhasil mempersembahkan gelar piala FA setelah membantai Newcastle United 3-0. Tidak ada yang menyangka bahwa gelar piala FA itu merupakan persembahan terakhir dari seorang Bill Shankly. Karena secara tiba-tiba Bill Shankly memutuskan untuk pensiun. Pemain dan Liverpudlian ( julukan untuk penggemar fanatik Liverpool FC ) berusaha untuk membujuk, bahkan para pekerja di Liverpool mengancam akan melakukan mogok kerja. Tetapi Bill Shankly tetap pada pendiriannya dan menyerahkan tongkat manajerial kepada asisten-nya yaitu Bob Paisley. Bill Shankly akhirnya pensiun pada tahun 1974 dan bergabung dengan Liverpudlian di tribun The Kop.

Kejayaan Liverpool bersama Bill Shankly dilanjutkan Bob Paisley yang pada saat itu berusia 55 tahun. Dia menjabat sebagai manajer Liverpool FC dari tahun 1974 sampai 1983 dan hanya pada awal tahun Bob Paisley tidak dapat memberikan gelar untuk Liverpool FC. Selama 9 tahun Bob Paisley menjabat sebagai manajer Liverpool FC, beliau memberikan total 21 tropi, termasuk 3 Piala Champion, 1 Piala UEFA, 6 juara Liga Inggris dan 3 Piala Liga secara berturut-turut. Dengan semua gelar itu tidak salah bila Bob Paisley menjadi manajer tersukses yang pernah menangani klub Inggris. Tidak hanya sukses memberikan gelar untuk Liverpool FC, tetapi Bob Paisley juga sukses dalam melakukan regenerasi di tubuh Liverpool FC dengan tampilnya para bintang muda seperti : Graeme Souness, Alan Hansen, Kenny Dalglish dan Ian Rush. Walaupun Bob Paisley akan mewariskan sebuah skuad muda yang sangat hebat dan berbakat, tetapi dengan semua torehan gelar itu akan menjadi sangat berat buat siapapun penerusnya.

Sebagai penerus Bob Paisley yang pensiun di tahun 1983, Joe Fagan yang pada saat itu berusia 62 tahun, berhasil mempersembahkan treble buat Liverpool yaitu juara Liga, juara Piala Liga dan juara Piala Champion. Raihan ini menjadikan Liverpool FC sebagai klub sepakbola Inggris yang berhasil meraih 3 gelar juara sekaligus dalam 1 musim kompetisi. Sayangnya, catatan keemasan itu sedikit ternoda oleh insiden di stadion Heysel. Insiden yang terjadi sebelum pertandingan final Piala Champion antara Liverpool FC dan Juventus ini menewaskan 39 orang, sebagian besar adalah pendukung Juventus. Insiden ini mengakibatkan pelarangan bagi semua klub sepakbola Inggris untuk berkompetisi di Eropa selama 5 tahun. Dan Liverpool FC dilarang mengikuti semua kompetisi Eropa selama 10 tahun yang akhirnya dikurangi menjadi 6 tahun. Selain itu, 14 Liverpudlian didakwa bersalah atas peristiwa yang dikenal dengan Tragedi Heysel. Setelah peristiwa mengerikan itu, Joe Fagan memutuskan untuk pensiun dan memberikan tongkat manajerial selanjutnya kepada Kenny Dalglish yang ditunjuk sebagai player-manager. Joe Fagan menyerahkan tugas manajerial Liverpool FC kepada Kenny Dalglish yang pada saat itu sudah menjadi pemain hebat tetapi masih harus membuktikan kapabilitas sebagai seorang manajer.

Pada masa kepemimpinan Kenny Dalglish, Liverpool FC dibawa menjadi juara Liga Inggris sebanyak 3 kali dan juara Piala FA sebanyak 2 kali, termasuk gelar ganda juara Liga Inggris dan juara Piala FA pada musim kompetisi 1985/86. Bila tidak terkena sangsi dari UEFA, bisa dipastikan Liverpool FC menjadi penantang serius untuk merebut Piala Champion pada saat itu. Kesuksesan Liverpool FC di masa kepemimpinan Kenny Dalglish kembali dibayangi kejadian mengerikan lainnya yaitu Tragedi Hillsborough. Pada pertandingan semi-final Piala FA melawan Nottingham Forrest tanggal 15 April 1989, ratusan penonton dari luar stadion memaksa masuk ke dalam stadion yang mengakibatkan Liverpudlian yang berada di tribun terjepit pagar pembatas stadion. Hal ini mengakibatkan 94 Liverpudlian meninggal di tempat kejadian, 1 Liverpudlian meninggal 4 hari kemudian di rumah sakit dan 1 Liverpudlian lainnya meninggal dunia setelah koma selama 4 tahun. Akibat Tragedi Hillsborough ini pemerintah Inggris melakukan penelitian kembali mengenai faktor keamanan stadion sepakbola di negaranya. Dikenal dengan sebutan Taylor Report, menyebutkan bahwa penyebab dari Tragedi Hillsborough ini adalah faktor penonton yang melebihi kapasitas stadion karena kurangnya antisipasi dari pihak keamanan. Akhirnya pemerintah Inggris mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan setiap klub divisi I Inggris untuk meniadakan tribun berdiri. Setelah menjadi saksi hidup dari tragedi mengerikan Heysel dan Hillsborough, ‘King’ Kenny Dalglish tidak pernah bisa lepas dari trauma yang menghinggapi dirinya. Akhirnya pada tanggal 22 Februari 1990 beliau mengumumkan pengunduran dirinya sebagai manajer Liverpool FC. Pengumuman yang sangat mengejutkan dunia sepakbola pada saat itu, karena Liverpool FC sedang bersaing ketat dengan Arsenal dalam perebutan gelar Liga Inggris. Alasan yang disebutkan oleh Kenny Dalglish pada saat itu adalah tidak bisa lagi menghadapi tekanan dalam menahkodai Liverpool FC. Selama beberapa minggu Liverpool FC ditangani oleh pelatih tim utama Ronnie Moran sebelum akhirnya Liverpool FC menunjuk Graeme Souness sebagai manajer berikutnya. ‘King’ Kenny Dalglish kemudian dikenang sebagai legenda terhebat Liverpool FC karena sangat sukses baik sebagai pemain maupun manajer.

Perginya ‘King’ Kenny Dalglish dan 2 tragedi yang mengerikan ( Heysel dan Hillsborough ) sepertinya memberikan trauma, hukuman atau kutukan yang mendalam bagi Liverpool Football Club. Kedatangan Graeme Souness pun tidak mengubah peruntungan Liverpool FC. Walaupun Souness bisa memberikan gelar Piala FA pada tahun 1992, tetapi dengan kebijakan transfer pemain yang kurang baik dan penerapan strategi yang sedikit membingungkan menjadikan Liverpool tampil tidak konsisten pada musim itu. Hal lain yang memperburuk hubungan Souness dan Liverpudlian adalah ketika Souness menceritakan proses pemulihan kesehatannya pasca operasi jantung kepada koran The Sun. Seperti diketahui bahwa masyarakat di Merseyside memboikot koran The Sun yang sering memojokkan Liverpudlian mengenai tragedi Hillsborough. Pada 28 Januari 1994 Graeme Souness akhirnya mengundurkan diri sebagai manajer Liverpool FC setelah tersingkir dari Piala Liga dan Piala FA. Pelatih Roy Evans ditunjuk sebagai manajer Liverpool FC selanjutnya. Liverpool FC berada di urutan ke 8 klasemen hasil terburuk selama 29 tahun terakhir. Walaupun secara raihan gelar juara Graeme Souness tidak sukses, tetapi pada masa kepemimpinannya banyak lahir talenta muda diantaranya : Robbie Fowler, Steve McManaman, Jamie Redknapp, Rob Jones dan David James.

Manajer Liverpool selanjutnya adalah pelatih senior Roy Evans yang sudah bersama Liverpool FC selama lebih dari 30 tahun. Pada musim 1994/95 Liverpool menduduki peringkat 5 Liga Primer Inggris dan berhasil menjuarai Piala Liga dengan mengalahkan Bolton Wanderers dengan skor 2-1. Roy Evans berhasil mengembalikan ciri khas permainan Liverpool yaitu ‘pass and move’. Tetapi permainan apik dan indah Liverpool FC pada masa ini tidak diimbangi determinasi dan agresifitas yang memadai dari para pemainnya, sehingga Liverpool pada masa Roy Evans sering disebut ‘Spice Boys’. Selain semakin matangnya pemain seperti : Robbie Fowler, Steve McManaman dan Jamie Redknapp, pada masa kepelatihan Roy Evans muncul bakat muda bernama Michael Owen yang berhasil mencetak 18 gol dan menjadi PFA Young Player of the Year Award pada tahun 1998.

Pada musim kompetisi 1998/99 Liverpool FC menarik pelatih asal Prancis Gerard Houllier untuk berpartner dengan Roy Evans sebagai ‘joint manager’. Tetapi Roy Evans merasa tidak cocok bekerjasama dengan Gerard Houllier, sehingga mengundurkan diri pada bulan November 1998. Setelah menjadi manajer tunggal, Houllier merombak total tim dengan memasukan pemain seperti : Sami Hyypia, Stephan Henchoz, Markus Babbel, Dietmar Hamann, Gary McAllister dan Emile Heskey. Selain muncul bintang muda Michael Owen, Houllier juga berhasil mempromosikan bakat muda dengan talenta luar biasa bernama Steven Gerrard. Tahun 2001 menjadi tahun terbaik Liverpool FC setelah mengalami kemerosotan prestasi di tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini Liverpool FC berhasil meraih Piala Liga, Piala FA, Piala UEFA, Piala Charity Shield dan Piala Super UEFA. Keberhasilan ini memunculkan secercah harapan bagi Liverpool untuk dapat meraih gelar juara Liga Inggris yang terakhir diraih pada tahun 1990. Pada tahun 2003 Liverpool FC berhasil meraih Piala Liga dan menduduki peringkat ke 4 pada musim 1993/94 sehingga berhak mengikuti kualifikasi Liga Champions. Walaupun berhasil memberikan sejumlah gelar buat Liverpool FC, tetapi taktik bertahan yang diterapkan Gerard Houllier dianggap tidak bisa bersaing untuk meraih gelar Liga Inggris. Taktik bertahan dan mengandalkan serangan balik sangat mudah diantisipasi oleh lawan, sehingga pada 24 Mei 2004 Gerard Houllier digantikan oleh Rafael Benitez.

Rafael Benitez datang ke Liverpool FC setelah berhasil membawa Valencia menjadi juara Liga Spanyol 2 kali dan juara Piala UEFA. Harapan Liverpudlian untuk menjadi juara Liga Inggris kembali membumbung tinggi setelah Benitez berhasil membawa Liverpool FC menjuarai Liga Champions untuk yang ke 5 kalinya. Pada final yang dikenang sebagai partai terhebat sepanjang masa, Liverpool FC berhasil mengalahkan AC Milan setelah tertinggal 0-3 di babak pertama. Tetapi gol dari kapten Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan penalti Xabi Alonso berhasil membawa Liverpool FC ke babak perpanjangan waktu dan adu penalti. Kiper Liverpool FC Jerzy Dudek menjadi pahlawan setelah berhasil menahan tendangan penalti Shevchenko. Kemenangan pada partai final Liga Champions inilah yang menjadi alasan kapten dan legenda hidup Liverpool FC Steven Gerrard untuk tidak pindah ke klub lain. Keputusan yang disambut gembira oleh para Liverpudlian. Liverpool FC kemudian dibawa Rafael Benitez untuk menjadi juara Piala Super Eropa dengan mengalahkan juara Piala UEFA CSKA Moskow dengan skor 3-1. Piala FA tahun 2006 menjadi piala terakhir yang dipersembahkan oleh Rafael Benitez untuk Liverpool FC. Dalam perjalanan menuju final piala FA, Liverpool FC mengalahkan Luton Town dengan skor 5-3, MU 1-0, Birmingham City 7-0 dan mengalahkan Chelsea 2-1 di semi-final. Di partai final Liverpool FC berhasil mengalahkan West Ham United dengan Steven Gerrard sebagai Man Of The Match. Steven Gerrard memberi umpan untuk gol pertama, melakukan tendangan voli untuk gol ke 2 dan melakukan tendangan jarak jauh yang fenomenal pada menit ke 91. Dengan skor 3-3 akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu dan adu penalti. Walaupun selama pertandingan kiper Pepe Reina beberapa kali melakukan kesalahan fatal, tetapi pada saat adu penalti berhasil menahan 3 dari 4 tendangan pemain West Ham United. Final Piala FA ini disebut sebagai ‘Final-nya Gerrard’ dan dicatat sebagai partai final terbaik di era modern Piala FA. Setelah memenangi Piala Community Shield tahun 2006 dan berhasil mencapai final Liga Champions 2007, musim-musim berikutnya menjadi musim tanpa gelar bagi Rafael Benitez dan Liverpool FC. Satu-satunya kabar yang menggembirakan bagi Liverpudlian adalah kembalinya ‘King’ Kenny Dalglish untuk membidani Liverpool FC Youth Academy pada tahun 2009. Akhirnya Rafael Benitez berhaenti pada tanggal 3 Juni 2010 dan digantikan oleh Roy Hodgson. Pada masa kepemimpinan Rafael Benitez, Liverpool FC mengalami 2 kali peralihan kepemilikan klub. Yang pertama pada tahun 2007 ketika dibeli oleh George Gillett and Tom Hicks dan pada tahun 2010 ketika Liverpool FC di ambil alih New England Sports Ventures milik John W. Henry.

1 Juli 2010 Roy Hodgson resmi menangani Liverpool FC selama tiga tahun. Pada keterangan pers Roy Hodgson mengatakan sangat bangga bisa menangani klub sebesar Liverpool FC dan tidak sabar untuk bertemu dengan para pemain, Liverpudlian dan ingin segera bekerja di Melwood. Tetapi situasi di Liverpool FC pada saat itu masih sangat tidak menentu karena sedang dalam masa peralihan kepemilikan. Hiruk pikuk berita tentang kebangkrutan klub dan proses peralihan yang berkepanjangan sangat memengaruhi suasana di Liverpool FC pada saat itu. Liverpool FC pun akhirnya mengawali musim 2010/11 dengan sangat buruk. Sampai pertengahan bulan Oktober Liverpool FC berada di zona degradasi dan kalah dari klub divisi II Northampton Town. Selain itu Liverpool FC menghadapi ancaman pengurangan 9 poin dari FA bila tidak bisa menyelesaikan situasi internal. Akhirnya pada bulan Januari 2011 Liverpool FC dan Roy Hodgson sepakat untuk mengakhiri kerjasama dan posisi manajer selanjutnya dijabat oleh ‘King’ Kenny Dalglish untuk yang ke 2 kalinya sampai akhir musim.

Tepatnya 8 Januari 2011 ‘King’ Kenny Dalglish resmi menjabat sebagai manajer Liverpool FC untuk yang ke 2 kalinya. Walaupun pada pertandingan perdana mengalami kekalahan di Piala FA, tetapi ‘King’ Kenny Dalglish berhasil mengembalikan performa pemain dan ciri khas ‘pass and move’ Liverpool FC. Buktinya ‘King’ Kenny Dalglish berhasil mengangkat Liverpool FC dari zona degradasi ke posisi 6 klasemen sementara Liga Inggris. Hasil ini tidak lepas dari keberanian ‘King’ Kenny Dalglish untuk menjual pemain bintang seperti Fernando Torres kemudian membeli Luis Suarez dari Ajax Amsterdam dan Andy Caroll dari Newcastle United. Keberanian dalam hal memasang pemain muda seperti : Martin Kelly, Jay Spearing dan Danny Wilson pun layak diacungi jempol. Raihan inilah yang membuat banyak pihak mendesak agar ‘King’ Kenny Dalglish di kontrak secara permanen sebagai manajer Liverpool FC.

Lambang

Lambang ‘Liver Bird’ pertama kali muncul di seragam Liverpool FC pada partai final Piala FA tahun 1950. Lambang yang secara signifikan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool ini mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi 1955/56 dimana gambar ‘Liver Bird’ berada di dalam lingkaran ouval dan tulisan L.F.C berada di bawah ‘Liver Bird’. Lambang versi ini bertahan sampai tahun 1968.

Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk memperkenalkan lambang klub yang lebih modern. Lambang ‘Liver Bird’ langsung disulam ke seragam pemain dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki ‘Liver Bird’ dan menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan sampai tahun 1987, dimana pada tahun 1985 sponsor seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.

Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka lambang Liverpool pada tahun 1987 mengalami perubahan yang ke 3. Lambang ‘Liver Bird’ kembali berada di dalam tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah ‘Liver Bird’ tidak di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun 1992, dimana Liverpool FC akan mengadakan perayaan hari jadi yang ke 100 tahun.

Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub mengalami perubahan yang cukup signifikan. Penambahan ornamen ‘Shankly Gates’ dengan tulisan ‘You’ll Never Walk Alone’ di atas tameng ‘Liver Bird’ dimaksudkan untuk mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam tameng terdapat tulisan Liverpool Football Club 100 tahun dan lambang ‘Liver Bird’. Kemudian di bawah tameng ada tulisan angka 1892-1992.

Tahun 1993 lambang klub kembali berubah dengan penambahan kobaran api kembar di kedua sisi tameng ‘Liver Bird’. Kobaran api kembar ini untuk mengenang para Liverpudlian yang menjadi korban pada tragedi Hillsborough. Lambang Liverpool terakhir ini tidak banyak mengalami perubahan sampai dengan tahun 1999. Lambang Liverpool FC yang sekarang ini dibuat pada tahun 1999 hanya dengan komposisi 2 warna. Tetapi sejak tahun 2002, lambang Liverpool FC dibuat dengan ‘full colour’ seperti sekarang ini.

Lambang   Liverpool

  • (1950)

  • (1955-68)

  • (1968-87)

  • (1987-92)

  • (1992)

  • (1993-99)

    • (1999 – sekarang)

Era keemasan

Liverpool sangat dominan pada tahun 1970-an dan 1980-an. Pemain-pemain yang terkenal pada masa ini termasuk Ray Clemence, Mark Lawrenson, Graeme Souness, Ian Callaghan, Phil Neal, Kevin Keegan, Alan Hansen, Kenny Dalglish (102 cap), dan Ian Rush (346 gol)

Liverpool meraih era terbaiknya saat masih dikepalai oleh Bill Shankly. Pelatih ini kemudian menjadi legenda Liverpool. Ia sangat dihormati karena berhasil membawa Liverpool kembali ke divisi satu setelah sebelumnya mendekap di divisi dua selama 8 musim. Untuk menghormati jasanya, dibuatlah patung Bill Shankly di pintu masuk Anfield.

Tragedi

Klub ini juga terlibat dalam dua tragedi besar dalam sepak bola Eropa, yaitu dalam Tragedi Heysel pada 1985 dan Tragedi Hillsborough pada 1989. Tragedi Heysel mengakibatkan klub-klub dari Inggris dilarang tampil di ajang kejuaraan Eropa selama 5 tahun.

Treble

Liverpool berhasil mendapatkan treble winner, Liverpool mendapatkan dua gelar domestik (Piala Liga dan Piala FA) dan Piala UEFA pada musim 2000/01. Meskipun begitu, memenangi treble bukanlah hal yang baru bagi mereka. Pada 1984 mereka menjadi juara Piala Champions, Piala Liga dan Liga Inggris.

Stadium

Dua berdiri dan pitch stadion sepak bola saat pertandingan dimainkan pada malam hari.

Anfield , rumah Liverpool

Anfield dibangun pada tahun 1884 di atas lahan bersebelahan dengan Stanley Park , tanah tersebut awalnya digunakan oleh Everton sebelum mereka pindah ke Goodison Park setelah sengketa menyewa dengan pemilik tanah John Houlding . Waktu dengan sebuah tanah kosong Houlding didirikan Liverpool pada tahun 1892 dan klub telah bermain di Anfield sejak saat itu. Kapasitas stadion pada saat itu adalah 20.000, meskipun hanya 100 penonton yang menghadiri pertandingan pertama Liverpool di Anfield.

Pada 1906, berdiri miring di salah satu ujung tanah secara resmi berganti nama menjadi Spion Kop setelah sebuah bukit di Natal .  Bukit itu situs dari Pertempuran Spion Kop dalam Perang Boer Kedua , di mana lebih dari 300 orang dari Resimen Lancashire meninggal, banyak di antaranya berasal dari Liverpool.  Pada puncaknya, berdiri bisa menahan 28.000 penonton, dan merupakan salah satu dari single tier berdiri terbesar di dunia. Banyak stadion di Inggris telah berdiri dinamai Spion Kop, tapi Anfield adalah Koperasi terbesar di negara pada saat itu; mampu menyimpan lebih dari beberapa pendukung keseluruhan alasan sepakbola itu.

Lihat dari Kop dari Main Stand

Anfield bisa menahan lebih dari 60.000 pendukung di puncaknya, dan memiliki kapasitas 55.000 sampai tahun 1990-an. Para Laporan Taylor dan Liga Premier peraturan wajib untuk mengkonversi Anfield Liverpool ke tempat duduk stadion semua pada waktunya untuk musim 1993-94 , sehingga mengurangi kapasitas untuk 45.276. Hasil temuan Laporan Taylor diendapkan pembangunan kembali Jalan Kemlyn Stand. berdiri itu dibangun kembali pada tahun 1992, bertepatan dengan seratus tahun klub dan sekarang dikenal sebagai Centenary Stand. Sebuah tier ekstra ditambahkan ke akhir Anfield Road pada tahun 1998, yang meningkatkan kapasitas tanah lebih lanjut, meskipun berdiri mengalami masalah saat membuka. Serangkaian tiang penyangga dan kandang dimasukkan untuk memberikan kestabilan ekstra ke tingkat atas berdiri setelah gerakan tier dilaporkan pada awal musim 1999-2000 .

Karena pembatasan memperluas kapasitas di Anfield, Liverpool mengumumkan rencana untuk memindahkan stadion baru di Stanley Park pada Mei 2002.  Perencanaan izin diberikan pada bulan Juli 2004,  dan pada bulan September 2006, Dewan Kota Liverpool menyetujui hibah Liverpool setahun 999 sewa tanah di situs yang diusulkan.  Setelah pengambilalihan klub pada Februari 2007 oleh George Gillett dan Tom Hicks, stadion yang diusulkan dirancang ulang. Pada bulan November 2007, desain baru telah disetujui oleh Dewan, dan persiapan lokasi dimulai pada bulan Juni 2008, dengan HKS, Inc dikontrak untuk membangun stadion.  Pembangunan stadion dihentikan pada Mei 2008, sebagai Gillett dan Hicks mengalami kesulitan pembiayaan £ 300,000,000 dibutuhkan untuk pembangunan.

New England Sports  Ventures, yang membeli klub pada tanggal 15 Oktober 2010,  akan  mengevaluasi kemungkinan merenovasi  Anfield atau  membangun stadion baru.

Pendukung

“Kopites” di The Kop Stand

Selama musim 2009-10 , Liverpool memiliki rata-rata tertinggi Liga-kehadiran keempat untuk sebuah klub Inggris: 44.392, yang merupakan 94,4% dari kapasitas yang tersedia.  Liverpool fans sering menyebut diri mereka sebagai “Kopites”, yang merupakan acuan untuk fans yang pernah berdiri, dan sekarang duduk, di Kop di Anfield.  Pada tahun 2008, sekelompok penggemar memutuskan untuk membentuk sebuah klub sempalan, AFC Liverpool , klub didirikan untuk memberikan pengalaman going cocok untuk penggemar yang telah harga keluar dari menonton sepak bola Liga Premier.

Lagu ” You’ll Never Walk  Alone “, berasal dari Rodgers dan Hammerstein musik korsel dan kemudian direkam oleh musisi Liverpool Gerry & The Alat pacu jantung , adalah klub lagu kebangsaan, dan telah dinyanyikan oleh orang banyak Anfield sejak awal 1960-an. Sejak itu memperoleh popularitas antara para fans dari klub lain di seluruh dunia.  Judul lagu menghiasi bagian atas Shankly Gates , yang diluncurkan pada tanggal 2 Agustus 1982 di memori mantan manajer Bill Shankly . The “You’ll Never Walk  Alone” sebagian dari Shankly Gates juga direproduksi di puncak klub.

Desain atas satu set gerbang, dengan langit terlihat. Tulisan pada gerbang bertuliskan "Kau Tak akan Walk Alone".

Pintu Shankly didirikan untuk menghormati mantan manajer Bill Shankly .

pendukung Klub telah terlibat dalam dua bencana stadion. Yang pertama adalah 1985 Stadion Heysel bencana , di mana 39 Juventus fans tewas. Mereka menulis ke sudut oleh fans Liverpool yang telah dibebankan ke arah mereka, banyaknya penggemar terpojok menyebabkan dinding runtuh. UEFA meletakkan menyalahkan atas insiden tersebut semata-mata pada para penggemar Liverpool, dan melarang semua klub Inggris dari kompetisi Eropa selama lima tahun. 27 fans yang ditangkap atas dugaan pembunuhan , mereka diekstradisi ke Belgia untuk menghadapi pengadilan pada tahun 1987.  Pada tahun 1989, setelah percobaan 5 bulan di Belgia, empat belas Liverpool fans diberi hukuman tiga tahun untuk pembunuhan disengaja, meskipun setengah dari istilah dihentikan.

Yang kedua adalah selama Piala FA semi final antara Liverpool dan Nottingham Forest di Stadion Hillsborough , Sheffield pada tanggal 15 April 1989. 96 Liverpool fans meninggal karena terlalu sesak di Leppings Lane End, dalam apa yang dikenal sebagai bencana Hillsborough . The Sun koran menerbitkan sebuah artikel berjudul “Kebenaran”, di mana ia mengklaim bahwa Liverpool fans telah dirampok dan buang air kecil pada orang mati dan telah menyerang polisi.  penyelidikan selanjutnya membuktikan tuduhan tidak benar, dan ini menyebabkan boikot surat kabar di kota Liverpool maupun di antara klub penggemar yang tinggal di daerah lain; banyak Liverpool fans masih menolak untuk membeli The Sun koran lebih dari 20 tahun kemudian.  Banyak organisasi yang ditetapkan sebagai akibat bencana, seperti Hillsborough Justice Campaign, yang merupakan keluarga yang ditinggalkan, selamat dan pendukung dalam usaha mereka untuk mendapatkan keadilan.

Persaingan

Merseyside derby di Anfield pada tahun 2006

terpanjang-didirikan persaingan Liverpool dengan tim sesama Merseyside Everton , terhadap siapa kontes klub Merseyside derby . Ini berasal dari formasi Liverpool dan sengketa dengan pejabat Everton dan kemudian pemilik Anfield. perbedaan agama telah dikutip sebagai penyebab perpecahan, walaupun kedua tim berasal dari Methodis asal, yang mengurangi gagasan seorang Katolik- Protestan split. The Merseyside derby biasanya keluar fixture menjual. Ini adalah salah satu dari beberapa derbies lokal yang tidak menegakkan segregasi kipas, oleh karena itu dikenal sebagai “derby ramah”.  Sejak pertengahan 1980-an, persaingan juga mengintensifkan dan menonaktifkan lapangan, dan sejak dimulainya dari Liga Premier pada tahun 1992, derby Merseyside telah memiliki lebih banyak pemain dikirim daripada permainan Liga Premier lainnya, sehingga telah disebut sebagai “sakit-disiplin dan ledakan fixture paling di Liga Premier”.

Liverpool memiliki persaingan dengan Manchester United . Hal ini dilihat oleh banyak fans Liverpool bahkan lebih kuat dari persaingan dengan saingan lintas kota Everton , sementara banyak fans United merasa juga tentang persaingan dengan Liverpool dibandingkan dengan rivarly mereka dengan salib saingan sendiri kota mereka, Manchester City . persaingan ini dipandang sebagai manifestasi dari kota ‘kompetisi selama waktu industri, ketika mereka bersaing untuk supremasi barat-utara, Liverpool dianggap dunia unggulan pelabuhan, sementara Manchester terkenal untuk industri tekstil. The persaingan antara klub intensif dari tahun 1960-an dan seterusnya. Pada tahun 1968, Manchester United menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan Piala Eropa, prestasi mereka akan segera dikalahkan oleh Liverpool yang memenangkan empat Piala Eropa tahun 1970-an dan 80-an. Kemudian pada tahun 1990 Manchester United mulai mendominasi sepakbola Inggris membuat persaingan semua lebih intens.  persaingan ini begitu hebat sehingga pemain terakhir yang akan ditransfer antara kedua klub itu Phil Chisnall pada tahun 1964, ketika ia pindah ke Liverpool dari Manchester United.

Kepemilikan dan keuangan

Sebagai pemilik Anfield dan pendiri klub, John Houlding adalah pertama ketua klub. Pemerintahannya berlangsung dari pendiri klub pada tahun 1892 sampai tahun 1904, ketika ia meninggalkan memungkinkan John McKenna untuk menjadi ketua.  McKenna kemudian diasumsikan kantor Presiden baik di Liga Sepakbola dan Asosiasi Sepakbola .  Peran ketua berubah tangan berkali-kali sebelum John Smith mengambil peran pada tahun 1973, ayahnya adalah seorang pemegang saham klub. Dia mengawasi masa paling sukses dalam sejarah klub sebelum mundur pada tahun 1990.

David Moores berperan sebagai ketua setelah’s pengunduran diri Smith; keluarganya telah dimiliki klub selama lebih dari 50 tahun. Pamannya John Moores juga pemegang saham di klub dan ketua Everton 1961-1973. Moores memiliki 51% dari klub, dan pada tahun 2004 ia menyatakan bahwa ia terbuka untuk tawaran pengambilalihan klub.  Rekan-rekan pemegang saham Steve Morgan , yang memiliki 5% saham di klub, dan kemudian Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengajukan tawaran untuk klub, meskipun tawaran tidak diterima.

Penjualan untuk Gillett dan Hicks

Moores akhirnya dijual klub untuk pengusaha Amerika George Gillet dan Tom Hicks , yang mengakuisisi klub pada 6 Februari 2007. Kesepakatan menghargai klub dan utang piutang di £ 218.900.000. Pasangan membayar £ 5.000 per saham, atau £ 174.1m untuk total saham klub, dan £ 44.8m untuk menutup utang klub. Ketidaksepakatan antara Gillet dan Hicks, dan kurangnya mereka penggemar ‘dukungan, telah diendapkan desas-desus bahwa Dubai International Capital (DIC), yang tertarik untuk membeli klub sebelum Gillett dan Hicks mengambil alih, akan tawaran bagi klub.  Kelompok lain, Share Liverpool FC, juga menyatakan minatnya untuk membeli klub. Mereka yang diusulkan untuk membayar £ 500m, yang akan didanai oleh 100.000 fans memberikan kontribusi masing-masing £ 5.000 untuk saham klub. Namun, kelompok itu tidak dapat meningkatkan modal yang diperlukan untuk membuat tawaran bagi klub.

Pada bulan April 2010 majalah bisnis Forbes peringkat Liverpool sebagai tim sepak bola yang paling berharga keenam di dunia, setelah klub seperti Manchester United , Real Madrid dan Arsenal , mereka dinilai klub di $ 822m (£ 532m), tidak termasuk utang.  Akuntan Deloitte Liverpool peringkat ketujuh di Deloitte Football Money League , yang menempati peringkat klub sepak bola dunia dalam hal pendapatan.  Liverpool memperoleh pendapatan £ 184.8m di musim 2008-09 .

Dijual New England Sports Ventures

Pada tanggal 16 April 2010 Martin Broughton diangkat Ketua Club dalam rangka untuk mengawasi penjualan klub oleh pemilik, Tom Hicks dan George Gillet.  Pada bulan Mei, rekening yang diterbitkan memperlihatkan klub akan £ 350 juta pada tahun hutang dengan kerugian sebesar £ 55m, menyebabkan auditor KPMG untuk memenuhi syarat opini auditnya.

club kreditor itu, termasuk Royal Bank of Scotland , mengambil Gillet dan Hicks ke pengadilan untuk mengizinkan penjualan kembali klub. Hakim Pengadilan Tinggi, Hakim Floyd, akhirnya memutuskan mendukung para kreditur dan membuka jalan bagi penjualan klub untuk New Olahraga Inggris Ventures , meskipun Gillet dan Hicks masih memiliki opsi untuk banding putusan.  Namun, Gillet dan Hicks mendapat penangguhan hukuman jam 11 dari pengadilan distrik Texas sebelum dewan bank yang ditunjuk interim hendak mempertimbangkan penjualan $ 477.200.000. Pengadilan Texas mengeluarkan perintah penahanan setelah dua pemilik mengatakan dewan bertanggung jawab untuk sebuah “penipuan epik” dengan menjual klub kurang dari nilai yang seharusnya. Klub kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: “. Para direktur independen mempertimbangkan perintah penahanan untuk menjadi tidak berdasar dan merusak dan akan bergerak secepat mungkin untuk mencari untuk menghapusnya” The Financial Times mengatakan, dewan akan meminta pengadilan Inggris untuk memutuskan apakah pengadilan Texas memiliki yurisdiksi dalam kasus ini. Menunggu keputusan, bagaimanapun, utang Liverpool jatuh tempo pada tanggal 15 2010, Oktober yang bisa menempatkan klub ke dalam administrasi dan akibatnya akan merapat 9 poin oleh liga.  Segera setelah itu, Pengadilan Tinggi mengeluarkan -jas perintah anti terhadap Teman menahan pesanan Texas pengadilan, memberikan Gillet dan Hicks sampai 15 Oktober untuk mencabut atau menghadapi penghinaan perintah biaya pengadilan.  Pada tanggal 15 Oktober, pengadilan Texas, atas permintaan dari dua pemilik, dibubarkan perintah penahanan, yang memungkinkan penjualan klub akan selesai. Hicks, bagaimanapun, direncanakan untuk terus mengejar kerusakan sebesar $ 1,6 milyar terhadap dewan direksi.

Pada tanggal 15 Oktober, klub mengeluarkan pernyataan yang menyatakan New England Olahraga Ventures telah menyelesaikan akuisisi sebesar £ 300 juta.

tawaran lain juga diterima klub dari Singapura Peter Lim , yang meningkatkan tawarannya awal untuk $ 507.000.000.  Namun, Lim menarik penawarannya pada tanggal 14 Oktober 2010.

Setelah perjanjian dengan Fenway Olahraga Manajemen untuk menjadi pemasar tunggal dari hak-haknya secara global dari April 2011, di kembali sebagai bagian dari kesepakatan NBA superstar LeBron James dan manajernya Maverick Carter menjadi pemegang saham minoritas di klub.

Liverpool klub sepak bola dalam budaya populer

Karena sejarah sukses mereka, Liverpool sering tampil ketika sepak bola digambarkan dalam budaya Inggris dan telah muncul di sejumlah media “pengalaman pertama”. Klub muncul di edisi pertama dari BBC ‘s Match of the Day , yang disaring menyoroti tim pertandingan melawan Arsenal di Anfield pada tanggal 22 Agustus 1964. Liverpool juga subjek warna sepakbola transmisi televisi pertama, yang menunjukkan klub pertandingan melawan West Ham United tinggal.  Liverpool fans fitur dalam Pink Floyd lagu ” Fearless “, di mana mereka menyanyikan kutipan dari” Kau Tak akan Walk Sendiri “. Untuk menandai penampilan klub di Final Piala FA 1988 , Liverpool merilis sebuah lagu yang dikenal sebagai ” Anfield Rap “, menampilkan John Barnes dan anggota lain dari skuad.

Sebuah dokumenter-drama pada Bencana Hillsborough ditulis oleh Jimmy McGovern diputar pada tahun 1996. Ini fitur Christopher Eccleston sebagai Trevor Hicks, yang ceritanya membentuk fokus script. Hicks, yang kehilangan dua anak perempuan remaja di bencana, melanjutkan kampanye untuk stadion yang lebih aman dan membantu untuk membentuk Keluarga Hillsborough Support Group. fitur klub dalam film Negara 51 (juga dikenal sebagai Formula 51). Ex-hitman Felix DeSouza ( Robert Carlyle ) adalah penggemar setia tim dan adegan terakhir film terjadi pada pertandingan antara Liverpool dan Manchester United.  Klub ini ditampilkan di televisi menunjukkan anak-anak yang disebut Scully , sedangkan plot berkisar sekitar seorang anak muda, Francis Scully, yang mencoba untuk memenangkan percobaan dengan Liverpool. Acara ini menampilkan Liverpool pemain terkemuka saat seperti Kenny Dalglish .

Statistik dan catatan

pertandingan kompetitif pertama Liverpool adalah kemenangan 8-0 di Liga Lancashire Tinggi Walton. terhadap  Ian Callaghan memegang rekor penampilan secara keseluruhan Liverpool-ia bermain 857 pertandingan selama 19 musim 1958-1978 – catatan dan untuk penampilan League dengan 640.  Dari skuad saat ini, Jamie Carragher memiliki penampilan yang paling. Dia pindah ke peringkat keempat klub all-waktu daftar, melampaui Ian Rush s ‘660 penampilan, ketika ia memainkan permainan 661 untuk klub di bulan April 2011.

terkemuka pencetak gol terbanyak Liverpool sepanjang masa di semua kompetisi adalah Ian Rush , yang mencetak 346 gol dalam dua mantra di klub 1980-1987 dan 1988 sampai 1996,  dan juga memegang rekor gol terbanyak dalam musim dengan 47 di 1983-1984 . Namun Rush tidak bisa melampaui Roger Hunt ‘s catatan jumlah gol dari 245.  Pada 1961-1962 musim, Hunt mencetak 41 gol, yang merupakan rekor klub untuk tujuan liga dalam satu musim.Gordon Hodgson , ketiga tertinggi skorer klub dengan 240 gol, memegang rekor klub 17 hattrick .  Tujuan paling dicetak oleh pemain dalam pertandingan tunggal adalah lima; John Miller , Andy McGuigan , John Evans , Ian Rush dan Robbie Fowler telah mencapai prestasi ini.  Fowler juga memegang klub dan Premier League rekor hattrick tercepat: ia mencetak tiga gol dalam empat menit, 32 detik melawan Arsenal pada 1994-1995 musim.  Steven Gerrard memimpin pencetak gol Liverpool sepanjang masa di kompetisi Eropa dengan 34 gol.

rumah pertemuan Liverpool adalah rekor 61.905, untuk Piala FA pertandingan melawan Wolves pada tanggal 2 Februari 1952. Rekor modern (semua-duduk) kehadiran adalah 44.983 untuk pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada 14 Januari 2006.  rekor terendah Kehadiran klub adalah 1.000 untuk pertandingan melawan Loughborough selama musim 1895-1896 .

Kemenangan terbesar Liverpool adalah 11-0 terhadap Strømsgodset JIKA pada tahun 1974.  10-1 Liverpool kekalahan dari Rotherham Town pada tahun 1896 adalah klub terbesar liga menang. ini margin kemenangan itu cocok ketika Crystal Palace kalah 9-0 di Anfield pada tahun 1989. terberat kekalahan Liverpool, 1-9, datang melawan Birmingham City pada tahun 1954.Liverpool menang 8-0 melawan Besiktas JK di Liga Champions adalah kemenangan terbesar dalam sejarah kompetisi (November 2007) .

Skuad

Goal Keeper

25. Pepe Reina

Pepe_reina_1

Pepe Reina
First Name José Manuel
Surname Reina
Squad Number 25
Position Goalkeeper
Height 1.88m
Weight 92 kg
D.O.B. 31 Aug 1982
Town of Birth Madrid
Country of Birth Spain
Nationality Spanish
This Season League Appearances 38
This Season League Goals 0
Minutes Played 3591
Yellow Cards 4
Red Cards 0
Total Appearances 309
Total Goals 0
41. Martin Hansen

Martin_hansen_1

Martin Hansen
First Name Martin
Surname Hansen
Squad Number 41
Position Goalkeeper
Height 1.88m
Weight 87 kg
D.O.B. 15 Jun 1990
Country of Birth Denmark
Nationality Danish
This Season League Appearances 0
This Season League Goals 0
Minutes Played 0
Yellow Cards 0
Red Cards 0
Total Appearances 0
Total Goals 0
42. Peter Gulacsi

Peter_gulacsi_1

Peter Gulacsi
First Name Peter
Surname Gulacsi
Squad Number 42
Position Goalkeeper
Height 1.91m
Weight 83 kg
D.O.B. 6 May 1990
Town of Birth Budapest
Country of Birth Hungary
Nationality Hungarian
This Season League Appearances 0
This Season League Goals 0
Minutes Played 0
Yellow Cards 0
Red Cards 0
Total Appearances 0
Total Goals 0

Defender

2. Glen Johnson

Glen_johnson_1

Glen Johnson
First Name Glen
Surname Johnson
Squad Number 2
Position Defender
Height 1.82m
Weight 70 kg
D.O.B. 23 Aug 1984
Town of Birth Greenwich
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 28
This Season League Goals 2
Minutes Played 2558
Yellow Cards 4
Red Cards 0
Total Appearances 70
Total Goals 5
5. Daniel Agger

Daniel_agger_1

Daniel Agger
First Name Daniel
Surname Agger
Squad Number 5
Position Defender
Height 1.91m
Weight 79 kg
D.O.B. 12 Dec 1984
Town of Birth Rosenhoj
Country of Birth Denmark
Nationality Danish
This Season League Appearances 16
This Season League Goals 0
Minutes Played 1148
Yellow Cards 0
Red Cards 0
Total Appearances 136
Total Goals 7
6. Fabio Aurelio

Fabio_aurelio_1

Fabio Aurelio
First Name Fabio
Surname Aurelio
Squad Number 6
Position Left Back
Height 1.73m
Weight 73 kg
D.O.B. 24 Sep 1979
Town of Birth Sao Carlos
Country of Birth Brazil
Nationality Brazilian
This Season League Appearances 14
This Season League Goals 0
Minutes Played 613
Yellow Cards 2
Red Cards 0
Total Appearances 131
Total Goals 4
16. Sotirios Kyrgiakos

Sotirios_kyrgiakos_1_4ca9c250e466c486524304

Sotirios Kyrgiakos
First Name Sotirios
Surname Kyrgiakos
Squad Number 16
Position Defender
Height 1.93m
Weight 88 kg
D.O.B. 23 Jul 1979
Town of Birth Trikala
Country of Birth Greece
Nationality Greek
This Season League Appearances 16
This Season League Goals 2
Minutes Played 1150
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 49
Total Goals 3
22. Danny Wilson

Danny_wilson_1

Danny Wilson
First Name Danny
Surname Wilson
Squad Number 22
Position Defender
D.O.B. 27 Dec 1991
Town of Birth Livingston
Nationality Scottish
This Season League Appearances 2
This Season League Goals 0
Minutes Played 164
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 8
Total Goals 0
23. Jamie Carragher

Jamie_carragher_1

Jamie Carragher
First Name Jamie
Surname Carragher
Squad Number 23
Position Central Defender
Height 1.85m
Weight 83 kg
D.O.B. 28 Jan 1978
Town of Birth Bootle, Liverpool
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 28
This Season League Goals 0
Minutes Played 2597
Yellow Cards 4
Red Cards 0
Total Appearances 668
Total Goals 5
34. Martin Kelly

Martin_kelly_1

Martin Kelly
First Name Martin
Surname Kelly
Squad Number 34
Position Central Defender
Height 1.91m
Weight 77 kg
D.O.B. 27 Apr 1990
Town of Birth Whiston
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 11
This Season League Goals 0
Minutes Played 897
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 27
Total Goals 0
37. Martin Skrtel

Martin_skrtel_1

Martin Skrtel
First Name Martin
Surname Skrtel
Squad Number 37
Position Central Defender
Height 1.91m
Weight 81 kg
D.O.B. 15 Dec 1984
Town of Birth Handlova
Country of Birth Slovakia
Nationality Slovakian
This Season League Appearances 38
This Season League Goals 2
Minutes Played 3591
Yellow Cards 8
Red Cards 0
Total Appearances 128
Total Goals 3

Midfielder

4. Raul Meireles

Raul_meireles_1

Raul Meireles
First Name Raul
Surname Meireles
Squad Number 4
Position Midfield
Height 1.79m
Weight 65 kg
D.O.B. 17 Mar 1983
Town of Birth Aves
Country of Birth Portugal
Nationality Portugal
This Season League Appearances 33
This Season League Goals 5
Minutes Played 2617
Yellow Cards 5
Red Cards 0
Total Appearances 41
Total Goals 5
8. Steven Gerrard

Steven_gerrard_1

Steven Gerrard
First Name Steven
Surname Gerrard
Squad Number 8
Position Midfield
Height 1.83m
Weight 83 kg
D.O.B. 30 May 1980
Town of Birth Whiston
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 21
This Season League Goals 4
Minutes Played 1955
Yellow Cards 2
Red Cards 0
Total Appearances 557
Total Goals 140
10. Joe Cole

Joe_cole

Joe Cole
First Name Joe
Surname Cole
Squad Number 10
Position Midfield
Height 1.75m
Weight 76 kg
D.O.B. 8 Nov 1981
Town of Birth Islington
Country of Birth England
Nationality England
This Season League Appearances 20
This Season League Goals 2
Minutes Played 861
Yellow Cards 1
Red Cards 1
Total Appearances 31
Total Goals 3
17. Maximiliano  Rodríguez

Maxi_rodríguez_1

Maxi Rodriguez
First Name Maximiliano
Surname Rodríguez
Squad Number 17
Position Midfield
Height 1.8m
Weight 73 kg
D.O.B. 2 Jan 1981
Town of Birth Rosario
Country of Birth Argentina
Nationality Argentina
This Season League Appearances 28
This Season League Goals 10
Minutes Played 2106
Yellow Cards 2
Red Cards 0
Total Appearances 52
Total Goals 11
21. Lucas Leiva

Lucas_leiva_1

Lucas Leiva
First Name Lucas
Surname Leiva
Squad Number 21
Position Central Midfield
Height 1.79m
Weight 73 kg
D.O.B. 9 Jan 1987
Town of Birth Dourados
Country of Birth Brazil
Nationality Brazilian
This Season League Appearances 33
This Season League Goals 0
Minutes Played 2998
Yellow Cards 8
Red Cards 1
Total Appearances 168
Total Goals 6
26. Jay Spearing

Jay_spearing_1

Jay Spearing
First Name Jay
Surname Spearing
Squad Number 26
Position Central Midfield
Height 1.68m
Weight 70 kg
D.O.B. 25 Nov 1988
Town of Birth Wirral
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 11
This Season League Goals 0
Minutes Played 841
Yellow Cards 0
Red Cards 0
Total Appearances 27
Total Goals 0
28. Christian Poulsen

Christian_poulsen_1

Christian Poulsen
First Name Christian
Surname Poulsen
Squad Number 28
Position Midfield
Height 1.82m
Weight 79 kg
D.O.B. 28 Feb 1980
Town of Birth Asnaes
Country of Birth Denmark
Nationality Danish
This Season League Appearances 12
This Season League Goals 0
Minutes Played 771
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 21
Total Goals 0
33. Jonjo Shelvey

Jonjo_shelvey_1

Jonjo Shelvey
First Name Jonjo
Surname Shelvey
Squad Number 33
Position Midfield
Height 1.83m
Weight 70 kg
D.O.B. 27 Feb 1992
Town of Birth Romford
Country of Birth England
Nationality English
This Season League Appearances 15
This Season League Goals 0
Minutes Played 396
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 21
Total Goals 0

Striker

18. Dirk Kuyt

Dirk_kuyt_1

Dirk Kuyt
First Name Dirk
Surname Kuyt
Squad Number 18
Position Forward
Height 1.84m
Weight 83 kg
D.O.B. 22 Jul 1980
Town of Birth Katwijk
Country of Birth Netherlands
Nationality Dutch
This Season League Appearances 33
This Season League Goals 13
Minutes Played 2946
Yellow Cards 3
Red Cards 0
Total Appearances 241
Total Goals 65
24. David N’Gog

David_n'gog_1

David Ngog
First Name David
Surname Ngog
Squad Number 24
Position Striker
Height 1.9m
Weight 76 kg
D.O.B. 1 Apr 1989
Town of Birth Gennevilliers
Country of Birth France
Nationality French
This Season League Appearances 25
This Season League Goals 2
Minutes Played 1131
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 94
Total Goals 19

 

14. Milan Jovanovic

Milan_jovanovic_1

Milan Jovanović
First Name Milan
Surname Jovanović
Squad Number 14
Position Forward
Height 1.83m
Weight 73 kg
D.O.B. 18 Apr 1981
Town of Birth Bajina Basta, SFR Yugoslavia
Country of Birth Serbia
Nationality Serbian
This Season League Appearances 4
This Season League Goals 0
Minutes Played 303
Yellow Cards 0
Red Cards 0
Total Appearances 18
Total Goals 2
9. Andy Carroll
Andy Carroll
First Name Andy
Surname Carroll
Squad Number 9
Position Forward
Height 1.91m
Weight 76 kg
D.O.B. 6 Jan 1989
Town of Birth Gateshead
Country of Birth England
Nationality England
This Season League Appearances 7
This Season League Goals 2
Minutes Played 461
Yellow Cards 1
Red Cards 0
Total Appearances 9
Total Goals 2
7.  Luis  Suarez

Luis Suarez
First Name Luis
Surname Suárez
Squad Number 7
Position Forward
Height 1.81m
Weight 81 kg
D.O.B. 24 Jan 1987
Town of Birth Salto
Country of Birth Uruguay
Nationality Uruguay
This Season League Appearances 13
This Season League Goals 4
Minutes Played 1153
Yellow Cards 2
Red Cards 0
Total Appearances 13
Total Goals 4

Skuat cadangan

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.

No. Pos. Nama
30 Bendera Spanyol FW Jesús Fernández Sáez (Suso)
31 Bendera Inggris MF Raheem Sterling
35 Bendera Inggris DF Conor Coady
36 Bendera Inggris DF Steven Irwin
38 Bendera Inggris DF John Flanagan
41 Bendera Denmark GK Martin Hansen
42 Bendera Hongaria GK Péter Gulácsi
43 Bendera Australia GK Dean Bouzanis
44 Bendera Spanyol DF Emmanuel Mendy
45 Bendera Inggris MF Tom Ince
No. Pos. Nama
47 Bendera Inggris DF Andre Wisdom
48 Bendera Argentina MF Gerardo Bruna
49 Bendera Inggris DF Jack Robinson
Bendera Inggris GK Deale Chamberlain
Bendera Republik Ceko DF Jakub Sokolik
Bendera Skotlandia MF Alex Cooper
Bendera Denmark MF Nicolaj Kohlert
Bendera Inggris MF Conor Thomas (pinjaman dari Coventry City)
Bendera Inggris MF Michael Roberts
Bendera Denmark FW Nikola Sarić

Dipinjamkan

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.

No. Pos. Nama
1 Bendera Australia GK Brad Jones (ke Derby County hingga akhir musim 2010–2011)
3 Bendera Inggris DF Paul Konchesky (ke Nottingham Forest pada pinjaman darurat 93 hari)
12 Bendera Spanyol FW Daniel Pacheco (ke Norwich City hingga akhir musim 2010–2011)
32 Bendera Inggris DF Stephen Darby (ke Notts County hingga akhir musim 2010–2011)
39 Bendera Inggris FW Nathan Eccleston (ke Charlton Athletic hingga akhir musim 2010–2011)
40 Bendera Spanyol DF Daniel Ayala (ke Derby County hingga akhir musim 2010–2011)
46 Bendera Inggris FW David Amoo (ke Hull City hingga akhir musim 2010–2011)
No. Pos. Nama
Bendera Maroko MF Nabil El Zhar (ke PAOK hingga akhir musim 2010–2011)
Bendera Italia MF Alberto Aquilani (ke Juventus hingga akhir musim 2010–2011)
Bendera Swiss DF Philipp Degen (ke Stuttgart hingga akhir musim 2010–2011)
Bendera Argentina DF Emiliano Insúa (ke Galatasaray hingga akhir musim 2010–2011)
Bendera Inggris MF Sean Highdale (ke Newtown hingga akhir musim 2010–2011)
Bendera Perancis DF Chris Mavinga (ke Racing Club Genk hingga akhir musim 2010–2011)

Liverpool FC Hall of Fame

Menampilkan hanya dua pemain dari setiap dekade from 1892-2000 dan dipilih oleh bintang-bertabur panel, ini adalah individu yang prestasi, kualitas dan karakteristik bintang inspirasi telah memastikan tempat mereka di antara daftar hebat Anfield.

Decade Nama Kebangsaan Posisi Liverpool
Playing Career
Penampilan Goal
1890 Matt McQueen Skotlandia GK 1892-1899 105 7
1890 Harry Bradshaw England FW 1893-1898 138 51
1900 Jack Cox England MF 1897-1809 360 81
1900 Alex Raisbeck Skotlandia DF 1902-1909 341 19
1910 Arthur Goddard England MF 1902-1914 414 77
1910 Efraim Longworth England DF 1910-1928 371 5
1920 Donald MacKinlay Skotlandia DF 1910-1929 434 34
1920 Elisa Scott Irlandia Utara GK 1912-1934 468
1930 Gordon Hodgson Afrika Selatan FW 1925-1936 377 241
1930 Jimmy McDougall Skotlandia DF 1928-1938 356 12
1940 Jack Balmer England FW 1932-1952 312 111
1940 Billy Liddell Skotlandia FW 1939-1961 534 228
1950 Albert Stubbins England FW 1946-1953 178 83
1950 Alan A’Court England MF 1952-1964 381 63
1960 Roger Hunt England FW 1958-1969 492 286
1960 Ron Yeats Skotlandia CB 1961-1971 454 16
1970 Ian Callaghan England MF 1960-1978 857 68
1970 Ray Clemence England GK 1967-1981 665
1980 Kenny Dalglish Skotlandia FW 1977-1991 515 172
1980 Alan Hansen Skotlandia CB 1977-1991 620 14
1990 Ian Rush Wales FW 1980-1996 660 346
1990 John Barnes England MF 1987-1997 407 108
Inggris Football Hall of Fame anggota

Sejumlah pemain Liverpool dan mantan manajer telah dilantik ke bahasa Inggris Football Hall of Fame :

  • Skotlandia Kenny Dalglish (2002 dilantik)
  • England Kevin Keegan (2002 dilantik)
  • England Bob Paisley (2002 dilantik)
  • Skotlandia Bill Shankly (2002 dilantik)
  • England John Barnes (2005 dilantik)
  • Skotlandia Alan Hansen (2006 dilantik)
  • England Roger Hunt (2006 dilantik)
  • Wales Ian Rush (2006 dilantik)
  • England Peter Beardsley (2007 dilantik)
  • Skotlandia Graeme Souness (2007 dilantik)
  • England Steven Gerrard (2008 dilantik)
  • England Emlyn Hughes (2008 dilantik)
  • England Ian Callaghan (2010 dilantik)
  • England Ray Clemence (2010 dilantik)
Football League 100 Legends

The Football League 100 Legends adalah sebuah”daftar100 pemain legendaris sepak bola  “yang diproduksi oleh The Football League pada tahun 1998, untuk merayakan musim ke-100 sepakbola Liga.

  • England Sam Hardy
  • Irlandia Utara Elisa Scott
  • Skotlandia Billy Liddell
  • England Tommy Smith
  • England Ray Clemence
  • England Kevin Keegan
  • Skotlandia Graeme Souness
  • Skotlandia Alan Hansen
  • Skotlandia Kenny Dalglish
  • Wales Ian Rush
  • England John Barnes

Staff Teknis

  • Manajer: Kenny Dalglish
  • Asisten Manajer: Sammy Lee
  • Pelatih Tim Utama: Mauricio Pellegrino
  • Kepala Analisa Tehnik: Angel Vales
  • Kepala Analisa Lawan: Dave McDonough
  • Pelatih Kebugaran: Paco De Miguel
  • Asisten Pelatih Kebugaran: Gerard Nus
  • Pelatih Penjaga Gawang: Xavi Valero
  • Kepala Pencari Bakat: Eduardo Macia
  • Asisten Pencari Bakat: Mike McGlynn
  • Dokter Klub: Mark Waller
  • Senior Fisioterapist: Rob Price

Sponsor

  • Hingga Tahun 2010 : Carlsberg
  • 2010 Hingga beberapa tahun mendatang adalah Standard Chartered Bank

Pertandingan

Musim ini Liverpool mengikuti 4 kompetisi, yaitu Liga Europa, Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Piala Liga.

Manajer

Sampai 20 Juli, 2006. Data hanya berdasarkan kompetisi saja

Nama Dari Hingga Rekor
Main Menang Seri Kalah
Bendera Inggris W. E. Barclay & Bendera Republik Irlandia John McKenna Agustus 1892 Juli 1896 101 58 17 26
Bendera Skotlandia Tom Watson Agustus 1896 Mei 1915 740 327 141 272
Bendera Inggris David Ashworth Desember 1920 Februari 1923 58 25 24 9
Bendera Skotlandia Matt McQueen Februari 1923 Februari 1928 229 94 61 74
Bendera Inggris George Patterson Februari 1928 Mei 1936 370 139 86 145
Bendera Inggris George Kay Mei 1936 Februari 1951 359 143 93 123
Bendera Inggris Don Welsh Maret 1951 Mei 1956 234 82 60 92
Bendera Inggris Phil Taylor Mei 1956 November 1959 153 77 32 44
Bendera Skotlandia Bill Shankly Desember 1959 Juli 1974 753 393 185 175
Bendera Inggris Bob Paisley Juli 1974 Mei 1983 490 275 124 91
Bendera Inggris Joe Fagan Mei 1983 Mei 1985 122 65 34 23
Bendera Skotlandia Kenny Dalglish Mei 1985 Februari 1991 297 180 76 41
Bendera Inggris Ronnie Moran Februari 1991 April 1991 10 4 1 5
Bendera Skotlandia Graeme Souness April 1991 Januari 1994 157 65 47 45
Bendera Inggris Roy Evans Januari 1994 Juli 1998 226 116 57 53
Bendera Inggris Roy Evans & Bendera Perancis Gérard Houllier Juli 1998 November 1998 18 7 6 5
Bendera Perancis Gérard Houllier November 1998 Mai 2004 306 157 75 74
Bendera Spanyol Rafael Benitez Juni 2004 3 Juni 2010 123 70 23 30

Manajerial History

Periode Nama Piala Jumlah Catatan
Domestik Internasional
Lg FAC LC CS EC / CL UC SC
1892-1896 England KAMI Barclay , Irlandia John McKenna 0 0 0 Bersama manajer, Barclay juga manajer pertama Everton
1896-1915 England Tom Watson 2 0 1 3 Liverpool paling lama menjabat manajer
1919-1923 England David Ashworth 1 0 0 1
1923-1928 Skotlandia Matt McQueen 1 0 0 1
1928-1936 England George Patterson 0 0 0 0
1936-1951 England George Kay 1 0 0 1
1951-1956 England Don Welsh 0 0 0 0 Pertama manajer Liverpool harus dipecat
1956-1959 England Phil Taylor 0 0 0 0 0 0
1959-1974 Skotlandia Bill Shankly 3 2 0 2 0 1 0 8 Manager untuk permainan yang paling bawah masa jabatannya
1974-1983 England Bob Paisley 6 0 3 6 3 1 1 20 Won paling kehormatan dalam sejarah Liverpool
1983-1985 England Joe Fagan 1 0 1 0 1 0 0 3
1985-1991 Skotlandia Kenny Dalglish 3 2 0 4 9
1991-1994 Skotlandia Graeme Souness 0 1 0 0 0 0 0 1
1994-1998 England Roy Evans 0 0 1 0 0 0 0 1
1998 England Roy Evans , Perancis Gerard Houllier 0 0 0 0 0 0 0 0 Bersama manajer selama empat bulan
1998-2004 Perancis Gerard Houllier 0 1 2 1 0 1 1 6
2004-2010 Spanyol Rafa Benitez 0 1 0 1 1 0 1 4
2010-2011 England Roy Hodgson 0 0 0 0 0 0 0 0 Terpendek melayani manajer
2011-sekarang Skotlandia Kenny Dalglish 0 0 0 0 0 0 0 0 Pertama manajer Liverpool untuk melayani masa jabatan kedua
Jumlah 1892 – Present 18 7 7 15 5 3 3 58

Chairman History

Nama Kebangsaan Tahun
John Houlding England 1892-1902
William Houlding England 1902-1904
Edwin Berry England 1904-1909
John McKenna Irlandia 1909-1914
John Astbury England 1914-1917
John McKenna Irlandia 1917-1919
Walter R. Williams England 1919-1924
RL Martindale Snr England 1924-1926
Tom Crompton England 1926-1932
Walter H. Cartwright England 1932-1935
WJ Harrop England 1935-1941
RL Martindale Snr England 1941-1944
Bill McConnell England 1944-1947
Nama Kebangsaan Tahun
Samuel R. Williams England 1947-1950
George A. Richards England 1950-1953
WJ Harrop England 1953-1956
Thomas V. Williams England 1956-1964
Sidney C. Reakes England 1964-1967
Harold Cartwright England 1967-1969
HE Roberts England 1969-1970
John Smith England 1973-1990
Noel White England 1990-1991
David Moores England 1991-2007
Tom Hicks
George Gillet
Amerika Serikat
Amerika Serikat
2007-2010
Martin Broughton England 2010
Tom Werner Amerika Serikat 2010 – sekarang

Pemasok Kostum dan Sponsor

Pemasok Kostum

  • 1973-1985: Umbro
  • 1985-1996: Adidas
  • 1996-2006: Reebok
  • 2006-2012: Adidas
  • 2012 –            : Warrior

Pemasok Sponsor

  • 1892-1979: No sponsor
  • 1979-1982: Hitachi
  • 1982-1988: Crown Paints
  • 1988-1992: Candy
  • 1992-2010: Carlsberg
  • 2010-2014: Standard Chartered

Pencapaian

Total Liverpool telah mengoleksi 18 tropi Liga Utama Inggris yang merupakan rekor untuk klub Inggris. Selama 16 tahun Premiere League bergulir, Liverpool belum pernah memenangkan title tersebut sekalipun. Liverpool memegang rekor 7 tropi juara Piala Liga, selisish 2 dengan Aston Villa. Liverpool pernah meraih gelar ganda dengan menjuarai Liga dan Piala FA pada tahun 1986. Mereka juga pernah memenangkan tiga trophi dalam satu musim sebanyak 2 kali – yang pertama mereka memenangkan Liga Inggris, Piala Liga dan Piala Champion pada tahun 1984, serta pada tahun 2001 dengan meraih Piala FA, Piala Liga dan Piala UEFA. Liverpool juga pernah meraih gelar ganda eropa dengan menjuarai Liga dan Piala Champion eropa pada tahun 1977.

Hingga saat ini Liverpool telah mengkoleksi 5 tropi Liga Champion yang merupakan terbanyak di Inggris serta ketiga terbanyak di dari seluruh klub dibawah Real Madrid dan AC Milan. Dengan meraih tropi Liga Champion ke 5 pada tahun 2005, Liverpool berhak mengenakan UEFA Badge of Honour, serta berhak memiliki tropi secara permanen. Liverpool pernah menerima anugerah dari World Soccer Magazine sebagai Team of the Year pada 2001 dan 2005 serta gelar BBC Sports Personality of the Year Team pada 1977, 1986 dan 2001.

Liverpool adalah klub terbaik Inggris abad 20 menurut International Federation of Football History and Statistics (IFFHS). Untuk Level dunia, Liverpool berapa di urutan ke 8 setelah Real Madrid, Juventus, Barcelona, AC Milan, Bayern Munchen, Inter Milan & Ajax. adapun Manchester united yang telah mendominasi Liga Inggris selama 2 dekade terakhir berapa di posisi ke 11 di bawah Liverpool, Benfica dan Anderlecht.

  • Juara Divisi Satu 18
    • 1900/01, 1905/06, 1921/22, 1922/23, 1946/47, 1963/64, 1965/66, 1972/73, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1979/80, 1981/82, 1982/83, 1983/84, 1985/86, 1987/88, 1989/90
  • Juara Divisi Dua 4
    • 1893/94, 1895/96, 1904/05, 1961/62
  • Juara Liga Lancashire 1
    • 1892-93
  • Liga Champions 5
    • 1976/77 3-1 vs. Borussia Mönchengladbach
    • 1977/78 1-0 vs. Club Brugge
    • 1980/81 1-0 vs. Real Madrid
    • 1983/84 1-1 (4-2 melalui adu penalti) vs. AS Roma
    • 2004/05 3-3 (3-2 melalui adu penalti) vs. AC Milan
  • Juara Piala UEFA 3
    • 1972/73, 1975/76, 2000/01
  • Juara Piala FA 7
    • 1964/65, 1973/74, 1985/86, 1988/89, 1991/92, 2000/2001, 2005/2006
  • Juara Piala Remaja FA 2
    • 1995/96, 2006/07
  • Juara Piala Liga 7
    • 1980/81, 1981/82, 1982/83, 1983/84, 1994/95, 2000/01, 2002/03
  • Juara Charity Shield 15
    • 1963/64, 1964/65+, 1965/66, 1973/74, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1979/80, 1981/82, 1985/86*, 1987/88, 1988/89, 1989/90, 2000/01, 2005/06
  • Juara Piala Super Eropa 3
    • 1977, 2001, 2005
  • Juara Piala Super Inggris 1
    • 1985/86
  • Juara Divisi Satu untuk Cadangan 16
    • 1956/57, 1968/69, 1969/70, 1970/71, 1972/73, 1973/74, 1974/75, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1980/81, 1981/82, 1983/84, 1984/85, 1989/90, 1999/2000

Liverpool FC Hall of Fame Menampilkan hanya dua pemain dari setiap dekade from 1892-2000 dan dipilih oleh bintang-bertabur panel, ini adalah individu yang prestasi, kualitas dan karakteristik bintang inspirasi telah memastikan tempat mereka di antara daftar hebat Anfield.

Dasawarsa Nama Kebangsaan Posisi Liverpool
bermain karir
Penampilan Tujuan
1890 Matt McQueen Skotlandia GK 1892-1899 105 7
1890 Harry Bradshaw England FW 1893-1898 138 51
1900 Jack Cox England MF 1897-1809 360 81
1900 Alex Raisbeck Skotlandia DF 1902-1909 341 19
1910 Arthur Goddard England MF 1902-1914 414 77
1910 Efraim Longworth England DF 1910-1928 371 5
1920 Donald MacKinlay Skotlandia DF 1910-1929 434 34
1920 Elisa Scott Irlandia Utara GK 1912-1934 468
1930 Gordon Hodgson Afrika Selatan FW 1925-1936 377 241
1930 Jimmy McDougall Skotlandia DF 1928-1938 356 12
1940 Jack Balmer England FW 1932-1952 312 111
1940 Billy Liddell Skotlandia FW 1939-1961 534 228
1950 Albert Stubbins England FW 1946-1953 178 83
1950 Alan A’Court England MF 1952-1964 381 63
1960 Roger Hunt England FW 1958-1969 492 286
1960 Ron Yeats Skotlandia CB 1961-1971 454 16
1970 Ian Callaghan England MF 1960-1978 857 68
1970 Ray Clemence England GK 1967-1981 665
1980 Kenny Dalglish Skotlandia FW 1977-1991 515 172
1980 Alan Hansen Skotlandia CB 1977-1991 620 14
1990 Ian Rush Wales FW 1980-1996 660 346
1990 John Barnes England MF 1987-1997 407 108
Anggota Inggris Football Hall of Fame

Sejumlah pemain Liverpool dan mantan manajer telah dilantik ke English Football Hall of Fame :

  • Skotlandia Kenny Dalglish (2002 dilantik)
  • England Kevin Keegan (2002 dilantik)
  • England Bob Paisley (2002 dilantik)
  • Skotlandia Bill Shankly (2002 dilantik)
  • England John Barnes (2005 dilantik)
  • Skotlandia Alan Hansen (2006 dilantik)
  • England Roger Hunt (2006 dilantik)
  • Wales Ian Rush (2006 dilantik)
  • England Peter Beardsley (2007 dilantik) [nb 1]
  • Skotlandia Graeme Souness (2007 dilantik)
  • England Steven Gerrard (2008 dilantik) [nb 2]
  • England Emlyn Hughes (2008 dilantik)
  • England Ian Callaghan (2010 dilantik)
  • England Ray Clemence (2010 dilantik)
Football League 100 Legends

The Football League 100 Legends adalah sebuah daftar “100 legendaris sepak bola pemain “yang diproduksi oleh The Football League pada tahun 1998, untuk merayakan musim ke-100 sepakbola Liga.

  • England Sam Hardy
  • Irlandia Utara Elisa Scott
  • Skotlandia Billy Liddell
  • England Tommy Smith
  • England Ray Clemence
  • England Kevin Keegan
  • Skotlandia Graeme Souness
  • Skotlandia Alan Hansen
  • Skotlandia Kenny Dalglish
  • Wales Ian Rush
  • England John Barnes